PAMEKASAN, RadarMadura.id – Guru pendidikan agama Islam (PAI) di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) harus lebih sabar. Pasalnya, pada seleksi pendidikan profesi guru (PPG) batch II tahun ini tidak ada kuota untuk mereka.
Kasi PAI Kemenag Pamekasan Mohammad Zaini Masbuchin menyampaikan, pengumuman PPG batch I sudah keluar. Meski demikian, pihaknya belum mengantongi hasil uji kompetensi yang diikuti ratusan guru tersebut. Yakni, ada 123 guru PAI yang ikut batch I.
”Sementara yang laporan ke kami hanya 10 persennya. Karena hasil pengumuman itu langsung ke akun setiap guru,” katanya Rabu (16/7).
Zaini mengeklaim tingkat kelulusan PPG Jawa Timur peringkat satu se-Indonesia. Dia memprediksi guru PAI di Pamekasan lolos semua. Tidak ada yang harus mengulang.
”Semestinya jika ada yang tidak lulus akan konsultasi ke kami, sejauh ini belum ada,” tambahnya.
Tahun ini, pelaksanaan PPG dibagi menjadi empat batch. Namun, untuk batch II guru PAI tidak mendapatkan kuota. Sebab, seleksi sertifikasi kedua tersebut khusus guru umum saja.
”Kemungkinkan guru PAI masuk batch ketiga di September nanti,” jelasnya.
Menurutnya, guru yang bisa mengikuti batch III hanya guru PAI yang diusulkan pertama. Di Pamekasan total ada 525 guru. Sebanyak 123 guru telah mengikuti di batch I.
Dengan demikian, ada 402 guru yang bisa ikut batch III. ”Guru PAI yang belum sertifikasi masih banyak,” ungkapnya.
Zaini menjelaskan, dari 1.088 guru PAI di Pamekasan, sudah ada 329 guru yang mendapat sertifikasi pendidik. Sebanyak 525 guru sudah diajukan. Sedangkan 234 guru lainnya belum layak diajukan ikut PPG tahun ini.
”Alasannya, ada yang tidak memenuhi persyaratan masa kerja dan berkas yang di-uploud telat. Jadi kami utamakan yang siap,” pungkasnya. (ay/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti