Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diskop UKM Naker Pamekasan Ajukan Tambahan Tiga Paket Pelatihan

Amin Basiri • Senin, 23 Juni 2025 | 16:15 WIB
SKRINING: Ika Yulia Rakhmawati saat mewawancara calon peserta pelatihan di kantor diskop UKM naker, Senin (16/6).
SKRINING: Ika Yulia Rakhmawati saat mewawancara calon peserta pelatihan di kantor diskop UKM naker, Senin (16/6).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pelatihan kerja berbasis kompetensi tahap satu telah dibuka. Namun, animo calon pendaftar untuk mengikuti pelatihan sangat tinggi.

Bahkan, kuota yang disediakan oleh Pemkab Pamekasan tidak mampu menampung seluruh pendaftar.

Kabid Pelatihan dan Produktivitas Kerja Diskop UKM Naker Pamekasan Ika Yulia Rakhmawati menyampaikan bahwa calon peserta pelatihan kerja tahun ini jauh lebih banyak dari biasanya. Jumlahnya melebihi kuota yang disediakan, bahkan cukup untuk melaksanakan tiga kali pelatihan.

”Saking membeludaknya, pendaftar yang tidak kebagian tahap satu akan kami masukkan di tahap dua,” katanya kemarin (22/6).

Jumlah pelamar pada tahap satu tercatat 325 orang. Sementara kebutuhan tahap satu hanya 121 peserta untuk tujuh paket pelatihan. Di antaranya, pelatihan desain grafis, tata boga, LAS, teknik AC, tata rias, menjahit, dan barista.

”Makanya, karena peserta antusias, saya berinisiatif menambah tiga paket pelatihan di PAK (perubahan anggaran keuangan),” tambahnya.

Tiga paket tambahan tersebut meliputi dua paket tata boga dan satu paket tata rias, sesuai dengan banyaknya minat peserta. Nilai anggaran yang diajukan untuk tambahan itu sekitar Rp 125 juta. ”Kami ajukan ke silpa DBHCHT tahun lalu, semoga saja ada,” ungkapnya.

Anggaran yang disediakan tahun ini untuk seluruh paket pelatihan sebesar Rp 500 juta. Namun, anggaran yang sudah termasuk biaya uji kompetensi itu dinilai belum cukup untuk menampung banyaknya peminat.

”Itu mungkin karena saat ini banyak masyarakat yang susah dapat pekerjaan dan sedang krisis ekonomi,” paparnya.

Menurutnya, penambahan paket tersebut akan dimasukkan ke tahap dua. Dengan demikian, akan ada 10 paket pelatihan yang dibuka. Namun, pelaksanaannya tidak akan melalui proses seleksi ulang.

”Tahap dua kami tidak akan ada seleksi wawancara lagi. Karena kami telah memiliki cadangan hasil tahap satu,” pungkasnya. (ay/dry)

Editor : Amin Basiri
#pamekasan #pelatihan #Diskop UKM Naker