MADINAH, RadarMadura.id – Dua jemaah haji asal Pamekasan harus mendapat perawatan intensif karena kesehatannya terganggu.
Dengan demikian, mereka tidak bisa melaksanakan aktivitas seperti jemaah haji lainnya selama di Madinah.
Ketua Kloter 28 Jemaah Haji Pamekasan Nurul Yaqin menyatakan, kegiatan selama di Madinah sudah terjadwal. Salah satunya, berkunjung kebun kurma Senin (12/5). Namun, tidak semua jemaah mengikuti kegiatan tersebut.
”Ada dua jemaah yang sementara ini sedang dirawat di rumah sakit,” ujarnya.
Jemaah tersebut diketahui atas nama Musidah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Assyarifain. Dia dirawat di RS Musyawarah Madinah.
Sedangkan satu jemaah lainnya bernama Suma dari KBIH Al Mabrur yang saat ini dirawat di rumah sakit di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). ”Satu di antara mereka merupakan warga Pakong,” imbuhnya.
Gangguan kesehatan yang dialami dua jemaah tersebut disebabkan faktor usia. Mereka diketahui lemas sejak di Asrama Haji Surabaya.
Di tambah lagi, harus menunaikan perjalanan panjang dari Tanah Air ke Madinah sehingga mereka kelelahan. ”Mungkin juga kelelahan selama di perjalanan dan ada penyakit bawaan juga,” sambungnya.
Namun, pihaknya bersyukur karena kesehatan keduanya saat ini makin membaik. Bahkan berdasarkan informasi yang didapatkan, Musidah sudah bisa kembali ke Hotel dan bergabung dengan jemaah lainnya.
”Semoga ke depan jemaah bisa menjaga kesehatan sebelum melaksanakan ibadah haji di Makkah,” pintanya.
Di tempat terpisah, Ketua Kloter 27 Jemaah Haji Pamekasan Mohammad Zaini Masbuchin menyatakan, kondisi jemaah di kelompoknya sehat semua.
Saat ini sedang mengikuti serangkaian study tour. ”Alhamdulillah, jemaah saat ini kondisinya sehat. Meskipun ada beberapa yang pusing karena masih penyesuaian. Namun, kami rutin memastikan kesehatan mereka, yaitu dengan melakukan visitasi setiap waktu,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kloter 29 Abdul Wachid Zaini Ridwan menyatakan, semua jemaah yang tergabung di kolompoknya dalam keadaan sehat.
Semuanya makan secara rutin. Pihaknya berharap semua jemaah haji bisa menjaga stamina tubuhnya dengan baik.
”Jika ada yang sakit, kami langsung beri vitamin. Terutama yang kami tekankan bisa konsumsi nasi yang sudah disediakan demi kesehatan jemaah,” pungkasnya. (ay/jup)
Editor : Ina Herdiyana