Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Pamekasan Serahkan Instalasi Biogas Sistema, Bupati Kholil: Ini Solusi Konkret Masalah Energi

Hera Marylia Damayanti • Senin, 28 April 2025 | 14:15 WIB
KOMITMEN: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman didampingi Rektor UTM Safi’ (kiri) menyerahkan bantuan unit instalasi biogas sistema secara simbolis, Kamis (24/4). (PROKOPIM PAMEKASAN UNTUK JPRM)
KOMITMEN: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman didampingi Rektor UTM Safi’ (kiri) menyerahkan bantuan unit instalasi biogas sistema secara simbolis, Kamis (24/4). (PROKOPIM PAMEKASAN UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berkomitmen akan mengembangkan dan memanfaatkan teknologi berkelanjutan. Salah satunya dengan memberikan bantuan unit instalasi biogas sistema.

Bantuan alat biogas tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bersama sejumlah pihak terkait.

Penyaluran bantuan secara simbolis digelar di Peringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggosukowati, Kamis (24/4).

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengapresiasi proyek UTM yang disponsori Biru Karbon Nusantara tersebut.

Dia menyebut kepercayaan yang diberikan kepada Pamekasan sebagai lokasi pilot project nasional sangat membanggakan dan strategis.

”Teknologi biogas ini sangat cocok diterapkan di wilayah kami yang didominasi lahan kering dan rentan retak saat musim kemarau. Ini solusi konkret untuk permasalahan energi sekaligus pengelolaan limbah ternak,” kata Bupati Kholil.

Menurut dia, teknologi terbarukan ini ramah lingkungan dan mempunyai manfaat ganda.

Selain mengurangi ketergantungan terhadap LPG dan kayu bakar, sisa pengolahan biogas (slurry) juga mengandung unsur hara tinggi yang baik untuk tanaman.

”Program ini sangat bermanfaat dan kami berharap tidak berhenti di sini. Saya mendorong agar proyek ini bisa dikembangkan di desa-desa lainnya di Pamekasan,” tambahnya.

Rektor UTM Safi’ menyebut, instalasi biogas ini merupakan bagian dari proyek riset strategis UTM yang fokus pada pemanfaatan limbah ternak.

SIMBOLIS: Rektor UTM Safi’ (kiri) disaksikan Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyerahkan bantuan unit instalasi biogas sistema di Peringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggosukowati, Kamis (24/4).
SIMBOLIS: Rektor UTM Safi’ (kiri) disaksikan Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyerahkan bantuan unit instalasi biogas sistema di Peringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggosukowati, Kamis (24/4).

Selain itu juga selaras dengan program prioritas pemerintah terkait ketahanan pangan dan energi.

”Kalau masyarakat bisa mengelola limbah ternak dengan baik dan menjadikannya energi, maka kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga meningkatkan kemandirian energi dan kesejahteraan peternak,” terangnya.

Bantuan instalasi biogas sistema itu diberikan kepada sepuluh penerima di Pamekasan.

Perinciannya, Desa Rek Kerrek, Desa Kertagena Daya, Desa Pangereman, dan Desa Klompang Barat.

Empat desa lainnya adalah Desa Tampojung Guwa, Desa Seddur, Desa Kaduara Barat, dan Desa Tampojung Pregi.

Setiap desa akan memiliki satu unit instalasi biogas yang difungsikan untuk mengolah limbah kotoran ternak sapi menjadi energi terbarukan.

Yaitu, berupa gas metana yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk keperluan rumah tangga dan usaha mikro.

Selain delapan desa itu, bantuan instalasi biogas sistema juga diberikan kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fatih dan satu lembaga mitra yang berada di bawah koordinasi ketua LPPM UTM. (lil/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#solusi #utm #pemkab pamekasan #limbah ternak #bahan bakar #instalasi biogas sistema #energi terbarukan #gas metana #pengolahan biogas #permasalahan energi #Biru Karbon Nusantara