Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Ada Pihak yang Berusaha Intervensi, Kaderi Sempat Diminta Cabut Laporan Kasus Dugaan Penganiayaan

Fatmasari Margaretta • Rabu, 23 April 2025 | 14:40 WIB
BERAKTIVITAS: Warga berada di sekitar area Pasar Kolpajung, Pamekasan, Selasa (22/4). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
BERAKTIVITAS: Warga berada di sekitar area Pasar Kolpajung, Pamekasan, Selasa (22/4). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kasus dugaan penganiayaan yang dialami Kaderi ternyata diwarnai intervensi.

Indikasinya, ada pihak yang berusaha untuk mencegah pedagang mi ayam itu untuk menghentikan kasus yang membelitnya.

Namun, upaya itu tidak membuat Kaderi goyah. Pria asal Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, itu berharap keadilan berpihak kepadanya.

Dia memercayakan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.

”Pernah ada orang yang minta cabut (laporan dugaan penganiayaan, Red). Namun, tidak saya turuti. Sebab, itu harga diri saya,” ucap Kaderi pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Menurut Kaderi, orang yang mengintervensi berpendapat saksinya tidak cukup kuat karena hanya satu orang.

Sementara dalam kasus tersebut, pihak terlapor memiliki lima saksi.

”Saya kenal sama orangnya. Dia mengirim pesan suara kepada saya. Kemudian, saya bilang kan punya satu saksi dan closed circuit television (CCTV). Itu kan yang valid dan bisa memperkuat adanya penganiayaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan mengatakan, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan atas kasus tersebut.

Beberapa pihak seperti pelapor, saksi, dan terlapor telah diperiksa.

”Pasti kami tindak lanjuti (laporan dugaan penganiayaan, Red). Dalam waktu dekat, akan kami gelar perkaranya untuk segera naik sidik,” tegas perwira pertama (Pama) Polri dengan pangkat tiga balok emas di pundaknya itu. (afg/yan)

Editor : Fatmasari Margaretta
#intervensi #Pasar Kolpajung #Penganiayaan