PAMEKASAN, RadarMadura.id – Proses seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2024 tahap dua sedang berjalan. Tahapannya memasuki seleksi kompetensi. Pelaksanaan tes dijadwal selama 30 hari.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Saudi Rahman menyatakan, tes kompetensi PPPK tahap dua sudah ditetapkan. Yakni, diagendakan selama 30 hari terhitung Selasa (22/4) hingga Rabu (21/5).
”Itu jadwal secara nasional. Skemanya Kementerian dulu, untuk daerah mulainya Selasa (29/4) sampai Minggu (11/5). Apakah daerah wilayah Jawa Timur bareng di semua titik itu belum tentu, tapi paling tidak ancer-ancernya itu,” kata Saudi.
Menurut dia, untuk wilayah Madura lokasi tes kompetensi PPPK 2024 akan dilaksanakan di Pamekasan. Namun, tempatnya belum ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
”Di Pamekasan dua hari dengan jumlah peserta tes 1.257 orang. Per hari ada tiga sesi dan setiap sesinya disiapkan 300 PC,” ungkapnya.
Saudi menjelaskan, ribuan pendaftar PPPK tahap dua di Pamekasan terdiri atas tiga formasi. Perinciannya, 760 formasi guru, 844 tenaga kesehatan, dan 2.993 tenaga teknis. Mereka memperebutkan 12 formasi yang belum terisi di tahap pertama.
”Yang penting bagi peserta yang sudah lolos kualifikasi seleksi administrasi hadir untuk mengikuti tes. Sebab, mereka secara otomatis akan diangkat menjadi ASN dengan status PPPK paro waktu,” tegasnya.
Forum Tenaga Honorer Nakes dan Non Nakes (FTHN) Pamekasan berharap pemerintah juga memikirikan tenaga honorer yang tidak memenuhi syarat daftar PPPK. Di Kabupaten Pamekasan jumlahnya 168 orang.
”Ini juga harus diselesaikan. Diharapkan ada regulasi baru yang mengatur sehingga status mereka juga bisa diangkat menjadi ASN karena mereka juga sama-sama mengabdi,” harapnya. (lil/bil)
Editor : Ina Herdiyana