Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Pamekasan Hanya Miliki Satu IPRO

Fatmasari Margaretta • Kamis, 10 April 2025 | 02:20 WIB
Ilustrasi nilai investasi
Ilustrasi nilai investasi

PAMEKASAN, RadarMadura,id – Potensi investasi di Kabupaten Pamekasan hanya dua sektor.

Yakni, pertanian dan perdagangan. Hanya potensi investasi yang ada masih minim.

Bahkan, Pemkab Pamekasan hanya memiliki satu potensi investasi yang tertuang di investment project ready to offer (IPRO).

Kasatgas Penanaman Modal DPMPTSP Pamekasan Yulia Marliyana menyampaikan, setiap potensi investasi di daerah akan dikirim ke data Point Jatim.

Sehingga, pemerintah provinsi bisa melakukan evaluasi untuk mengetahui investasi yang berpeluang dibidik investor.

Secara potensi, Pamekasan hanya memiliki dua bidang investasi. Yakni, pertanian dan perdagangan.

Sejauh ini yang lebih unggul di bidang perdagangan. Investor banyak menanamkan modalnya di bidang tersebut.

”Seperti Mie Gacoan, sangat besar menyumbang pendapatan daerah,” ungkapnya.

Yuli memaparkan, secara spesifik potensi investasi tertuang di IPRO. Hal ini menjadi pedoman, data utama, dan referensi bagi calon investor.

Namun, hingga saat ini Pamekasan hanya memiliki satu IPRO di bidang perdagangan.

”IPRO yang sudah selesai yakni Pasar Waru. Di sana sangat berpotensi karena merupakan pasar besar dari sejumlah desa di wilayah utara,” paparnya.

IPRO baru terbentuk pada akhir 2024. Namun, masih dianalisis Bank Indonesia (BI) dalam sektor sosial dan finansial.

Sehingga, berdampak pada calon investor yang akan menanamkan modal.

”Termasuk analisis warga sekitar apakah mau jika dibangun menjadi pasar induk atau pasar yang lain,” ucapnya.

Menurutnya, setiap tahun ditargetkan membentuk IPRO. Tahun ini pihaknya telah merencanakan, tapi terdampak efisiensi. ”Tahun ini belum jelas,” pungkasnya. (ay/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#investasi #Perdagangan #potensi #referensi