PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan menyiapkan bantuan pupuk nonsubsidi untuk petani tembakau. Anggaran pengadaan mencapai miliaran. Ada tiga opsi pupuk nonsubsidi yang disiapkan.
Kabid Produksi Pertanian DKPP Pamekasan Andi Ali Syahbana mengatakan, pihaknya telah menganggarkan bantuan pupuk nonsubsidi.
Angkanya mencapai Rp 2,3 milia. Dana itu bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). ”Untuk volumenya, kami akan belanja 2,2 ton pupuk,” katanya.
Saat ini pihaknya belum membelanjakan pupuk tersebut. Sebab, masih menunggu usulan dari kelompok tani (poktan) dan jenis pupuk yang dibutuhkan.
”Insyaallah setelah Lebaran akan kami tentukan jenis pupuk yang akan diberikan kepada petani,” tuturnya.
Andi mengungkapkan, pihaknya bersama stakeholder yang lain sedang mengkaji tiga jenis pupuk yang paling dibutuhkan petani.
Yakni, pupuk ZA, ZK, dan NPK. Pemilihan pupuk tersebut penting untuk peningkatan produksi tembakau.
”Nanti kami pilih jenis pupuk yang sesuai dengan kondisi cuaca dan dibutuhkan petani,” ungkapnya.
Terpisah, Ketua APTI Pamekasan Samukrah menyarankan agar pemkab memilih jenis pupuk ZA. Menurutnya, pupuk ZA cocok untuk tanaman tembakau.
”Kalau ZK kualitasnya memang lebih bagus, tapi mahal. Sedangkan NPK banyak jenisnya dan dibedakan dengan beberapa kadar yang belum tentu cocok dengan tembakau,” sarannya. (ay/bil)
Editor : Achmad Andrian F