PAMEKASAN, RadarMadura.id – Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan kecipratan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).
Anggaran itu kabarnya untuk membiayai lima paket proyek jalan.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Pamekasan Tri Gunawan mengatakan, tahun ini institusinya tidak memiliki anggaran proyek fisik yang bersumber dari APBD.
”Kami hanya menggarap proyek yang bersumber dari DBHCHT,” katanya.
Menurutnya, proyek pembangunan jalan tahun ini tersebar di lima titik.
Yakni, di Desa Tlagah–Bulangan Barat, Plakpak–Bulangan Barat, Gugul–Taroan, Jalan Veteran Muda, dan Mandala–Kwanyar. Sedangkan total anggaran Rp 10 miliar.
”Per titik bervariasi, mulai Rp 1 miliar sampai Rp 3,7 miliar,” tambahnya.
Tri memaparkan, lima proyek fisik tersebut sebagian telah masuk perencanaan.
Saat ini institusinya masih menunggu instruksi dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Perindustrian.
”Kami masih menunggu petunjuk dari kementerian, kapan bisa dilanjutkan,” jelasnya.
Anggota Komisi III DPRD Pamekasan Armidin memaparkan, anggaran infrastruktur tahun ini memang sangat terbatas.
”Anggaran proyek jalan sebagian dihapus karena ada efisiensi,” tandasnya. (ay/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta