PAMEKASAN, RadarMadura.id – Keberkahan bulan suci Ramadan tidak hanya dirasakan dari sisi spiritual. Akan tetapi, juga dari ekonomi.
Hal itu dialami pedagang kuliner di Jalan Kabupaten, Pamekasan. Sebab, omzet hariannya meningkat. Itu diungkapkan oleh Nuril Laili, warga Desa Majungan, Pademawu.
Selama dua bulan berjualan makanan ringan, yang paling terasa saat berjualan di bulan puasa. Bagaimana tidak,omzetnya bisa meningkat hingga 25 persen.
”Kalau sebelum puasa sehari sekitar Rp 350 ribu hingga Rp 400 ribu. Alhamdulillah, sekarang bisa sampai Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu sehari,” kata Laili.
Selama Ramadan, perempuan berhijab itu mulai berjualan sekitar pukul 15.00 hingga pukul 21.00.
Pembeli mulai ramai membeli dagangannya antara pukul 16.00 hingga menjelang waktu berbuka.
Makanan ringan yang dijual perempuan 22 tahun itu beragam.
Di antaranya, martabak dan lumpia seharga Rp 2 ribu, gorengan Rp 1.000 per biji, dan pisang keju satu porsi Rp 10 ribu.
”Sejak awal Ramadan paling laris dan banyak disukai itu gorengan dan pisang keju,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta