Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Terminal Pamekasan Tak Dapat Anggaran Pemeliharaan, Dishub: Padahal Setiap Tahun Selalu Mengajukan

Fatmasari Margaretta • Jumat, 7 Februari 2025 | 23:21 WIB
LENGANG: Warga sedang beraktivitas di lingkungan Terminal Tipe C di Jalan Stadion Pamekasan, Rabu (5/2). (KHOLIL RAMLI/JPRM)
LENGANG: Warga sedang beraktivitas di lingkungan Terminal Tipe C di Jalan Stadion Pamekasan, Rabu (5/2). (KHOLIL RAMLI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Keseriusan pemerintah kabupaten (pemkab) mengelola terminal tipe C di Jalan Stadion, Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, patut dipertanyakan.

Sebab, sudah lima tahun tidak mendapatkan anggaran pemeliharaan.

Padahal fasilitas umum (fasum) yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan tersebut hingga saat ini masih dimanfaatkan oleh masyarakat.

Khususnya untuk layanan angkutan kota.

”Di dalam daftar penggunaan anggaran (DPA) yang tersedia hanya untuk pembayaran tagihan rekening listrik. Tidak ada untuk pemeliharaan,” kata Kasi Angkutan Orang dan Barang Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan Ach. Ghufron.

Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) di lapangan, kerusakan yang ada di fasum tersebut sangat mengkhawatirkan.

Paling parah kerusakan terjadi di tempat tunggu penumpang, atapnya bocor saat sedang hujan.

”Sudah kami upayakan untuk pemeliharaan bisa ter-cover. Setiap tahun selalu mengajukan, tapi tidak pernah dapat. Terakhir perawatan pada 2019, itu pun hanya Rp 35 juta,” ungkapnya.

Ghufron mengeklaim, pihaknya tetap berupaya untuk mengajukan anggaran pemeliharaan.

Sebab, selain atap tempat tunggu penumpang yang bocor, sejumlah tembok bangunan terminal lama juga sudah rapuh. Termasuk beberapa butuh pengecatan.

”Harapan kami APBD bisa meng-cover, karena ini untuk kenyamanan penumpang. Bagian dari kerja pelayanan terhadap masyarakat yang mengakses fasilitas terminal itu,” tuturnya.

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ismail minta supaya dinas terkait terlebih dahulu memetakan fasilitas terminal yang membutuhkan perawatan.

Dengan begitu, perbaikan yang menjadi prioritas bisa didahulukan.

”Pemeliharaan fasilitas itu penting dilakukan, tapi perlu dilihat dulu urgensinya. Mengingat beberapa tahun terakhir, kondisi keuangan daerah sedang tidak baik-baik saja. Apalagi, tahun ini ada instruksi efisiensi,” pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Fatmasari Margaretta
#terminal #anggaran #dishub #Pemeliharaan #fasum