PAMEKASAN, RadarMadura.id – Revitalisasi Pasar Keppo tuntas. Tidak ada pengerjaan lagi di pasar yang terletak di Desa Polagan, Kecamatan Galis, Pamekasan, itu Selasa (21/1). Namun, pemanfaatan hasil pengerjaan CV Enam Bintang tersebut masih menunggu pemerintah pusat.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Pamekasan Ahmad Basri Yulianto menyampaikan, pengerjaan Pasar Keppo tuntas Jumat (17/1).
Pekan ini pihaknya akan menggelar rapat dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Pasar ini terdiri atas 249 tempat bagi pedagang. Perinciannya, 25 kios dan 224 los hamparan. ”Setelah ada petunjuk dari Kemendag, baru bisa ditempati,” katanya.
Basri mengungkapkan, rapat dengan Kemendag terkait laporan realisasi fisik, keuangan, dan pembagian lokasi pedagang. Pihaknya akan membagi dua zona.
Zona kering untuk alat pertanian, alat listrik, dan sebagainya. Sedangkan zona basah untuk pedagang daging, sayuran, dan makanan minuman.
Anggota Komisi II DPRD Nadi Mulyadi menyampaikan, pihaknya bakal memanggil dinas terkait kembali. Sebab, pihaknya akan mengevaluasi hasil kinerja dinas.
”Kami akan undang segera terkait penyelesaian revitalisasi pasar yang telah diperpanjang. Termasuk pemanfaatannya,” katanya.
Pihaknya juga meminta pembagian pedagang harus jelas dan terbuka. Termasuk agar memprioritaskan pedagang lama.
Dengan demikian, tatanan pasar sesuai dengan mekanisme. ”Karena kami menarget Pasar Keppo akan menjadi pasar terpadu,” ujarnya. (ay/luq)
Editor : Ina Herdiyana