PAMEKASAN, RadarMadura.id – Rasa pilu menyelimuti rumah duka di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan. Terlebih, saat Prof Mahfud MD tiba di kediaman ibundanya, Siti Khadijah, yang mengembuskan napas terakhir pada Jumat (17/1) pukul 05.30. Kedatangan mantan Menkopolhukam tersebut disambut sejumlah tokoh penting.
Mahfud MD beserta rombongan bergegas memasuki rumah duka untuk memimpin salat jenazah ibundanya. Tepat pukul 18.50, jenazah Siti Khadijah disalatkan oleh sejumlah tokoh yang diimami oleh Mahfud MD.
Salat jenazah diikuti Ketua Banggar DPR RI MH Said Abdullah, Pj Bupati Pamekasan Masrukin, Rektor Universitas Trunojoyo Madura Safi’, dan sejumlah tokoh lainnya. Gubernur Terpilih Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga terlihat di rumah duka.
Sebelum jenazah diberangkatkan ke pemakaman, Mahfud MD menyampaikan bahwa dirinya tidak menyangka akan kehilangan ibunda tercintanya. Kabar tersebut mengejutkan karena dirinya mengetahui ibunya baik-baik saja.
”Saya dikabari sekitar pukul 07.11 karena harus memastikan dulu sebelum mengabari. Saya tidak percaya karena meninggalnya mendadak,” katanya kepada awak media.
Mahfud mengucapkan terima kasih kepada seluruh petakziyah yang datang. Terutama para pejabat yang rela terbang jauh ke kediamannya.
”Saya ucapkan banyak terima kasih kepada para pejabat yang turut hadir dari jauh. Termasuk karangan bunga dari Ibu Megawati dan (Presiden) Prabowo Subianto dan lainnya,” paparnya.
Mahfud minta sambung doa untuk kepergian Ibundanya serta meminta maaf atas kesalahan almarhumah selama hidup. ”Kami sekeuarga sangat sedih ditinggal beliau dan meyakini bahwa kita ada karena Allah, tiada karena Allah, dan kapan juga ditentukan Allah,” ucapnya.
Jenazah Siti Khadijah dimakamkan di tempat pemakaman keluarga di Dusun Salatreh, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, pada pukul 20.30. (ay/luq)
Editor : Ina Herdiyana