Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Distribusi MBG Pamekasan Telat dan Terbatas, Baru Bisa Jangkau Sekolah Radius Dua Kilometer

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 14 Januari 2025 | 12:55 WIB
LAHAP: Siswa SDN Barurambat Kota 1 Pamekasan menyantap makanan Senin (13/1). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
LAHAP: Siswa SDN Barurambat Kota 1 Pamekasan menyantap makanan Senin (13/1). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Distribusi makan bergizi gratis (MBG) di Pamekasan baru dimulai Senin (13/1).

Selain terlambat, program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto itu masih sangat terbatas.

Tidak semua siswa bisa menikmati layanan makan gratis tersebut. Pada hari pertama hanya menjangkau sembilan lembaga pendidikan.

Satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) hanya menyasar sekolah dengan radius dua kilometer.

Setiap siswa mendapat satu porsi MBG. Kemarin, mereka mendapat nasi, tumis kangkung, ayam masak santan, dan kerupuk. Selain itu, mereka mendapat pisang, susu, dan air mineral.

Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf. Herik Prastyawan mengutarakan, satu dapur SPPG hanya bisa memasak tiga ribu porsi MBG.

Pada tahap awal, SPPG menyediakan 2.935 porsi sesuai jumlah siswa yang terdata.

”Kami bantu mendata jumlah siswa di Pamekasan mulai dari tingkat PAUD hingga SMA ini berkisar ratusan ribu. Satu dapur ini bisa mendistribusikan radius 2–3 kilometer. Tentunya, dengan mempertimbangkan jumlah siswa,” ujarnya.

SPPG memprioritaskan sekolah terdekat dari lokasi dapur yang terletak di sekitar Kodim 0826/Pamekasan.

Grafis SIGIT AP/JPRM
Grafis SIGIT AP/JPRM

Herik memastikan bahwa program MBG akan dilaksanakan bertahap. Pihaknya akan membangun dapur di beberapa wilayah.

”Kami tidak bisa memastikan berapa jumlah dapur yang akan dibangun nantinya. Tetapi, semuanya akan mendapatkan manfaat dari program ini. Di setiap dapur itu ada ahli gizi masing-masing yang bertugas menakar gizi,” ungkapnya.

Herik juga menyadari bahwa distribusi MBG di Pamekasan harus mundur dari jadwal pendistribusian serentak se-Indonesia pada Senin (6/1).

Dia mengaku bahwa terdapat beberapa fasilitas dan operasional yang belum terpenuhi.

Sementara itu, Kepala SDN Barurambat Kota 1, Pamekasan, M. Taufiq Hidayah mengaku senang dengan program makan gratis tersebut.

Dia melihat siswa begitu antusias dan menikmati hidangan yang disiapkan tim pelaksana.

”Alhamdulillah, sekolah kami bisa mendapat kesempatan kali pertama dari program makan gratis pemerintah. Untuk menu makanan sejauh ini bagus. Artinya, sudah memenuhi syarat dari empat sehat lima sempurna,” tutur Taufiq.

Total 569 murid menerima program MBG di SDN Barurambat Kota 1.

Taufiq telah menyiapkan jadwal khusus agar tidak mengganggu jam pelajaran untuk memastikan program tersebut terlaksana dengan baik. (afg/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#makan gratis #siswa #Mbg #presiden #Makan Bergizi Gratis #SPPG #program #sekolah #mundur #distribusi