Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Revitalisasi Enam Pasar di Pamekasan Terganjal Anggaran

Fatmasari Margaretta • Selasa, 10 Desember 2024 | 14:50 WIB
TRANSAKSI: Seorang warga berjalan membawa hasil belanjaan di Pasar Gurem, Pamekasan, beberapa waktu lalu. (KHOLIL RAMLI/JPRM)
TRANSAKSI: Seorang warga berjalan membawa hasil belanjaan di Pasar Gurem, Pamekasan, beberapa waktu lalu. (KHOLIL RAMLI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan telah memprioritaskan enam pasar tradisional untuk dilakukan revitalisasi.

Namun, sepanjang 2024 tidak bisa digelar.

”Tahun ini anggaran sangat minim. Rencana itu sudah kami ajukan kembali untuk anggaran tahun depan,” kata Kabid Pasar Disperindag Pamekasan Handiko Bayuadi.

Keenam pasar diusulkan untuk dilakukan proses revitalisasi. Di antaranya, Pasar Palengaan, Pasar Waru, Pasar Duko Timur, dan Pasar Keppo.

Selain itu, Pasar 17 Agustus di Kelurahan Bugih dan Pasar Gurem di Kelurahan Patemon.

”Pengajuan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan rehab. Enam pasar ini hanya usulan, disetujui atau tidaknya masih belum. Mudah-mudahan disetujui,” ungkapnya.

Menurutnya, usulan alokasi anggaran untuk tiap pasar beragam. Yakni, antara Rp 150 juta hingga Rp 200 juta.

Renovasi yang akan dikerjakan mayoritas pembuatan los yang lebih representatif, sesuai dengan kebutuhan pedagang.

Handiko menyebut, tahun ini pihaknya sama sekali tidak melakukan proses pengerjaan revitalisasi pasar rakyat dari APBD.

Hanya ada satu pengerjaan revitalisasi Pasar Keppo yang bersumber dari APBN.

”Jika tahun depan tidak dikabulkan melalui APBD, kami mempunyai alternatif untuk pengajuan anggaran ke provinsi dan kementerian terkait,” tuturnya. (lil/yan)

Editor : Fatmasari Margaretta
#anggaran #rencana #pasar #renovasi #disperindag #revitalisasi #2024 #rehab #los