PAMEKASAN , RadarMadura.id – Labu merupakan tumbuhan yang mudah untuk ditanam dan mudah berkembang biak di segala jenis medan penanaman.
Selain di sawah, labu juga bisa dikembangkan lewat media polybag.
Koordinator PPL Kecamatan Proppo Syaiful Hidayat menyampaikan, tumbuhan labu memiliki banyak jenis.
Yang sering dijumpai yakni labu madu, golden mama, dan lokal. ”Saya pernah menanam labu madu,” katanya Sabtu (7/12).
Tumbuhan labu tergolong cocok dikembangkan di lahan pertanian Madura.
Sebab, tumbuhan dari Amerika tersebut mudah tumbuh dan tidak membutuhkan perlakuan khusus. Karena itu, mudah menyesuaikan media tanam.
”Seperti media tanam yang saya gunakan ini, polybag. Alhamdulillah berhasil,” tambahnya.
Syaiful Hidayat menyampaikan, menanam menggunakan polybag adalah alternatif baginya yang tidak memiliki lahan.
Penanamannya cukup dengan menjalar gantung. Perlakuannya tidak ada bedanya dengan penanaman di lahan.
”Di mana saja bisa. Asal pemberian pupuk dan nutrisinya tersedia,” ungkapnya.
Untuk media tanama polybag, pemberian pupuknya dilakukan dengan cara kocor. Yakni, mencampurkan pupuk dengan air. Aturan pakai, satu minggu sekali penyiraman.
”Biasanya saya mencampurnya dengan satu sendok teh NPK. Pakai pupuk kandang juga bagus,” jelasnya.
Menurutnya, labu tergolong tanaman yang tidak membutuhkan perawatan intens. Sebab, tanaman tersebut merupakan tanaman yang jarang diserang penyakit.
Hanya, pihaknya menyarankan untuk menjaga kandungan air. ”Hasil panennya saya buat puding labu,” pungkasnya. (ay/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti