PAMEKASAN, RadarMadura.id – Program makan siang gratis atau makanan bergizi gratis yang direncanakan Presiden Prabowo Subianto akan dimulai tahun depan. Sasarannya adalah siswa.
Namun, sampai saat ini belum diketahui OPD pengampu program tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pamekasan Munapik menyampaikan, pihaknya mendukung program tersebut.
Sebab, dapat menurunkan angka stunting di Pamekasan.
”Secara kesekretariatan, percepatan angka penurunan stunting ada kami. Namun, juklak dan juknisnya kami belum dapat,” katanya, Kamis (5/12).
Munapik memaparkan, pelaksanaan program tersebut belum diputuskan.
Termasuk kepastian jumlah sasaran penerima dan organisasi perangkat daerah (OPD) pengampu.
Namun, program itu akan menyasar kepada pelajar.
”Analisis kami, kemungkinan ada dua jalur, yakni melalui program pendidikan. Cuma pelaksananya siapa, kami belum tahu,” tuturnya.
Selain itu, penyaluran program tersebut bisa melalui instansinya.
Dengan menyasar 1.319 penduduk yang masuk data stunting.
Namun, untuk usulan anggaran, pihaknya masih berfokus pada penurunan angka stunting sesuai program yang berjalan tahun ini.
”Program tim percepatan penurunan stunting (TPPS) sepenuhnya menggunakan DAK nonfisik. Untuk program makan siang gratis, kami masih menunggu juknis lebih lanjut,” pungkasnya. (ay/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta