KOTA, RadarMadura.id – Ratusan sekolah dasar (SD) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Pamekasan belum dipimpin kepala definitif.
Sedikitnya ada sekitar 100 sekolah yang masih dinakhodai kepala dengan status pelaksana tugas (Plt).
Kepala Dispendikbud Pamekasan Mohamad Alwi menyampaikan, pihaknya akan melakukan pengisian kekosongan jabatan kepala sekolah dalam waktu dekat.
Saat ini pihaknya sedang memproses di sistem pengangkatan kepala sekolah dan pengawas sekolah (KSPS).
”Insyaallah tidak lama lagi kami akan melakukan pengangkatan. Sekarang proses di KSPS menunggu dari aplikasinya,” katanya kemarin (13/11).
Berdasarkan kebutuhan, ada sekitar 100 sekolah yang dipimpin Plt. Jumlah tersebut cukup tinggi jika dilihat dari jumlah total 411 sekolah se-Kabupaten Pamekasan.
Dengan demikian, pihaknya akan melakukan upaya mutasi dan promosi untuk mengisi kekosongan tersebut.
”Promosi ini bisa diisi oleh guru yang berminat mengisi kepala sekolah dan mutasi akan kami lakukan penyegaran,” tambahnya.
Meskipun demikian, pihaknya belum bisa menjanjikan akan mengisi secara penuh kekosongan tersebut.
Alwi hanya meyakini pengisian kekosongan jabatan tersebut akan dilakukan sebelum ganti tahun. ”Insyaallah tahun ini. Jika tidak November, mungkin Desember,” paparnya.
Sementara Kepala SDN Pademawu Timur 2 Bunasan menyampaikan, saat ini dirinya memang sedang merangkap tugas di SDN Tanjung 6.
Setidaknya sudah tiga tahun dirinya menjabat Plt. Dia mengakui sering kewalahan dalam melaksanakan tugas.
”Yang namanya dibagi tentu kurang efektif. Cuma, namanya tugas, kami tetap mengusahakan semaksimal mungkin. Kami hanya bisa berharap, mudah-mudahan segera terisi jabatan yang kosong,” ungkapnya. (ay/luq)
Editor : Achmad Andrian F