PAMEKASAN, RadarMadura.id – Melon merupakan tanaman dari suku labu-labuan atau Cucurbitaceae. Buah bernama latin Cucumis melo ini sangat diminati di Indonesia, baik sebagai konsumsi maupun usaha pertanian.
Bagi yang tidak memiliki lahan luas, pembudidayaan melon bisa menggunakan sistem modern. Yaitu, menggunakan media tanam pot atau polybag. Cara ini sangat cocok untuk menyalurkan hobi berkebun.
Seperti yang lakukan Ahmad Fauzan, warga Dusun Barat Jalan, Desa Ambender, Pegantenan. Dia melakukan uji coba menanam melon di halaman rumah dengan media tanaman polybag.
Seperti umumnya masyarakat desa, Fauzan lahir dari keluarga buruh tani. Latar belakang itu tidak lantas membuat dirinya berkecil hati untuk upgrade pengetahuan seputar dunia pertanian modern.
”Belajar tanam melon menggunakan polybag itu saya uji coba. Otodidak dengan memanfaatkan media sosial,” kata Fauzan saat ditemui Jawa Pos Radar Madura (JPRM) di rumahnya, Sabtu (14/9).
Dengan wajah semringah, pria 27 tahun itu bercerita tentang proses sedari awal dirinya menanam melon menggunakan media polybag. Mulai dari tahap penyemaian hingga tanaman melon tersebut tumbuh baik dan berbuah.
”Karena masih uji coba, saya tidak menggunakan jenis melon tertentu. Bijinya saya minta di pedagang buah,” tuturnya.
Penyemaian biji melon tidak terlalu sulit. Dia hanya menggunakan media semai berupa tisu. Dalam waktu tiga hari, biji melon yang disemai mulai berkecambah.
”Ketika sudah berumur satu minggu dari proses semai baru dipindah ke polybag. Tapi, yang bagus katanya kalau sudah tumbuh dua sampai tiga helai daun,” sebutnya.
Fauzan bangga karena uji coba yang dilakukan membuahkan hasil. Ilmu yang didapat secara otodidak mampu dipraktikkan secara langsung. Sekalipun dengan jumlah yang terbilang sedikit.
”Alhamdulillah bisa sampai berbuah. Bagi saya, ini uji coba yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan,” terangnya.
Uji coba pertamanya ini membuat suami Rodhifah, 18, merasa tertantang untuk mengembangkan ke jumlah yang lebih banyak. Fauzan berkeinginan, halaman rumahnya dipenuhi tanaman sayur dan buah.
”Bisa dibilang, kalau di desa ini (Ambender, Red.) baru saya yang mencoba menanam melon menggunakan polybag,” ujarnya. (lil/luq)
Editor : Ina Herdiyana