PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemkab Pamekasan menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk belanja alsintan. Namun, hingga saat ini penyalurannya masih tersendat.
Bantuan tersebut melekat di DKPP Pamekasan. Beberapa alsintan yang belum direalisasikan yaitu, traktor roda dua, hand sprayer, motor roda tiga.
Bantuan alsintan dari DKPP Pamekasan itu akan diberikan kepada kelompok tani (poktan).
Plt Kepala DKPP Pamekasan Nolo Garjito melalui Kabid Produksi Andi Ali Syahbana tidak menampik bantuan alsintan belum tersalurkan. Dia mengeklaim menunggu kelengkapan administrasi.
”Secepatnya proses penyaluran bantuan alsintan itu akan dilakukan. Masih menunggu kelengkapan administrasi. Semoga tidak ada kendala lain,” kata Andi kepada JPRM.
Dia menjelaskan, tidak semua poktan akan mendapat jatah alsintan tersebut. Kelompok tani harus mengajukan proposal.
Kemudian, DKPP Pamekasan melakukan survei untuk melihat dan memastikan tingkat kebutuhannya.
”Kalau tahun-tahun sebelumnya sudah dapat, tahun ini tidak bakal dapat lagi meskipun sudah mengajukan,” ungkapnya.
Pria berbadan tegap itu menjelaskan, bantuan alsintan nyaris setiap tahun dianggarkan. Hal ini bertujuan meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan para petani di Pamekasan.
”Alsintan ini manfaatnya banyak bagi petani. Seperti, memberikan kemudahan dalam pengelolaan lahan hingga menekan angka biaya produksi. Dampaknya, laba bisa meningkat,” tuturnya.
Anggota DPRD Pamekasan Moh. Faridi mendorong DKPP segera merealisasikan bantuan alsintan tersebut. Sehingga, manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
”Pertama, pastikan poktan penerima manfaat betul-betul membutuhkan,” katanya.
”Kedua, segera diproses dan disalurkan. Ini sudah akhir triwulan ketiga, seharusnya sudah terealisasi,” tegasnya. (lil/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia