Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Pamekasan Kucurkan Dana Miliaran Guna Pemenuhan Sarpras MTs Swasta

Fatmasari Margaretta • Sabtu, 21 September 2024 | 01:15 WIB
Madrasah Tsanawiyah Penerima Program Dispendikbud Pamekasan (grafis oleh SIgit AP/JPRM)
Madrasah Tsanawiyah Penerima Program Dispendikbud Pamekasan (grafis oleh SIgit AP/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Pamekasan kecipratan anggaran Rp 2.352.000.000 untuk pemenuhan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan.

Khususnya, untuk lembaga pendidikan madrasah tsanawiyah (MTs) swasta.

Anggaran miliaran rupiah itu dialokasikan untuk 16 paket dengan tiga jenis pengerjaan.

Perinciannya, lima paket pembangunan ruang kelas baru, lima paket revitalisasi ruang kelas, pemasangan paving lima paket, dan satu paket untuk pembangunan pagar.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), belasan paket tersebut belum tuntas dikerjakan.

Saat ini masih tersisa empat paket yang belum dilakukan penunjukan pelaksana.

”Sembilan paket ada yang selesai dan sebagian dalam proses pengerjaan. Tiga paket sedang tahap evaluasi penawaran,” kata Kabid Pembinaan SMP Dispendikbud Pamekasan Ridwan.

Pria berbadan tegap itu optimistis semua paket proyek dapat selesai dalam waktu dekat, paling lambat sebelum tutup buku anggaran.

Sementara pengerjaan tiap paketnya menyesuaikan dengan kontrak.

”Sesuai dengan kontrak, paling akhir Desember,” tegas Ridwan.

Menurutnya, program tersebut dicanangkan untuk peningkatan sarpras lembaga pendidikan yang ada di Kota Gerbang Salam. Baik yang bersifat kebutuhan pokok ataupun utilitas.

”Sehingga, lingkungan belajar nyaman dan ada peningkatan kualitas dalam proses belajar mengajar,” tuturnya.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Pamekasan Badrus Somad tidak mengetahui terkait bantuan tersebut.

Padahal, lembaga penerima bantuan berada di bawah naungan Kemenag Pamekasan.

”Selama ini tidak ada surat tembusan masuk, jadi kami tidak tahu soal bantuan itu. Ya, bersyukur saja (menerima bantuan). Alhamdulillah lembaga madrasah mendapat bantuan meski kami tidak tahu,” ungkapnya. (lil/yan)

Editor : Fatmasari Margaretta
#dispendikbud #sarpras #prasarana #kebutuhan pokok #pendidikan #MTs #revitalisasi #pengerjaan #evaluasi #Pembangunan #kontrak