KOTA, RadarMadura.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI membagi zona wilayah untuk tes calon sipil negara (CPNS).
Di Jawa Timur tes untuk seleksi abdi negara dibagi menjadi sembilan wilayah. Salah satunya ditempatkan di Kabupaten Pamekasan.
Kepala BKPSDM Pamekasan Saudi Rahman menyampaikan, mekanisme rekrutmen CPNS langsung dihendel pemerintah pusat. Pihaknya tidak berwenang untuk menentukan lokasi tes.
”Kami (pemerintah daerah) hanya memfasilitasi. Kalau pelaksananya BKN, meskipun untuk tes di Madura, Pamekasan yang ditunjuk,” katanya kemarin (9/9).
Secara teknis, pelaksanaan CPNS akan dipihakketigakan. Sebab, berkaitan dengan ketersediaan sarana prasarana. ”Lokasi tes keputusannya masih menunggu dari pusat, surveinya juga dari pusat,” tuturnya.
Saudi mengungkapkan, ada beberapa titik yang sudah disurvei oleh BKN. Diantaranya Hotel Odaita, Kantor Bakorwil Jatim IV Pamekasan, Kampus IAIN Madura, Kampus Unira, dan sejumlah tempat lainnya. ”Pastinya saya tidak ingat di mana saja,” ungkapnya.
Menurutnya, peserta bisa memilih tempat tes CPNS. Namun, tidak menutup kemungkinan peserta dari Sampang dan Sumenep akan memilih tes di Pamekasan.
”Pelaksanaannya masih Oktober. Mungkin akan diinformasikan akhir September,” ucapnya.
Ketua Tim Kepegawaian IAIN Madura Muhammad Erliyanto menyampaikan saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait survei tersebut.
Meski demikian, saat ini kampus hijau tersebut belum bersedia dijadikan tempat tes CPNS.
”Sepertinya tidak siap karena kami juga melaksanakan seleksi CPNS. Semua lokasi juga digunakan untuk perkuliahan,” paparnya. (ay/bil)
Editor : Achmad Andrian F