PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pembangunan gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Pamekasan akan dilanjutkan.
Pengerjaan proyek mangkrak yang tidak tuntas di tahun anggaran 2023 itu akan dilanjutkan CV Muthia Karya Mandiri sebagai pemenang tender.
Perusahaan konstruksi asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, itu menyingkirkan delapan rekanan lainnya saat proses evaluasi dan pembuktian kualifikasi (lihat grafis).
Proyek dengan pagu Rp 4,6 miliar itu dimenangkan dengan nilai penawaran 3,5 miliar lebih.
Kepala Bagian Pengadaan Barjas Setkab Pamekasan Moh. Bahtiar Eko Firmansyah mengatakan, lelang proyek pembangunan perpusda dimulai Rabu (31/7).
Terdapat 63 peserta mengunduh dokumen pemilihan. Namun, hanya tujuh penyedia yang mengajukan penawaran.
”Pemenang sudah diumumkan Jumat (16/8), yaitu CV Muthia Karya Mandiri,” ujarnya Minggu (18/8).
Beberapa penyedia yang gugur karena tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi. Selain itu, harga yang ditawarkan tidak wajar.
Dan, kualifikasi personel manajerial K3 konstruksi tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan.
Pria berbadan tegap itu menyebut, bagi rekanan yang gugur dan merasa keberatan atas keputusan panita lelang bisa mengajukan keberatan.
Yaitu, dengan memanfaatkan masa sanggah yang dijadwal hingga Rabu (21/8).
”Penandatanganan kontrak di jadwal bersamaan dengan tahap penerbitan surat penunjukan penyedia barang atau jasa (SPPBJ). Sepekan, sejak Kamis (22/8) hingga Rabu (28/8),” ungkapnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Pamekasan Achmad Sjaifudin mengatakan, pembangunan gedung sempat mangkrak.
Pihaknya akan mengupayakan proyek miliaran rupiah itu selesai tepat waktu dan sesuai dengan spesifikasi.
”Pembangunannya kan tinggal proses finishing. Bisa kami upayakan tahun ini selesai. Untuk memaksimalkan pengerjaan, DPK akan memperketat pengawasan,” tegasnya. (c3/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti