PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemkab Pamekasan akan merealisasikan proyek pembangunan gedung perpustakaan dan kearsipan tahap kedua.
Pengerjaan proyek senilai Rp 4,5 miliar lebih itu dijadwalkan tuntas pada tahun ini.
Namun, hingga triwulan ketiga, Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) belum menetapkan pemenang tender proyek tersebut.
Informasinya, tahapan megaproyek tersebut sudah memasuki upload dokumen penawaran.
Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setkab Pamekasan Mohammad Bahtiar Eko Firmansyah membenarkan terkait informasi tersebut.
”Pemenang tender akan diumumkan sesuai jadwal,” katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Menurut Eko, pembangunan baru bisa dilakukan setelah pemenang tender melakukan penandatanganan kontrak Rabu (21/8) hingga Selasa (27/8).
”Target bulan depan sudah dikerjakan,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Hosairi mengingatkan agar proses lelang dilakukan secara transparan dan akuntabel.
”Sehingga, rekanan pelaksana proyek gedung perpustakaan dan kearsipan bisa bekerja maksimal,” katanya.
Menurut Imam, keberadaan gedung perpustakaan dan kearsipan sangat berarti bagi masyarakat Pamekasan.
”Gedung tersebut diharapkan bisa meningkatkan minat baca warga,” pungkasnya. (c3/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia