PAMEKASAN, RadarMadura.id – Perayaan Hari Jadi Ke-494 Kabupaten Pamekasan ditiadakan. Alasannya, momentum harjad mendekati pelaksanaan pilkada.
Kabid Pariwisata Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Moh. Zahrie menyampaikan, pihaknya mendapatkan instruksi dari Polres Pamekasan.
Isinya meminta tidak mengadakan kegiatan yang banyak mengundang perhatian masyarakat.
”Jadi, acara yang akan digelar hanya haul yang kemudian dilanjutkan dengan upacara,” ujarnya.
Jika mengaca tahun sebelumnya, dana untuk kegiatan harjad Pamekasan diajukan dalam PAK. Biasanya anggaran yang disiapkan berkisar Rp 500 juta hingga Rp 700 juta.
Anggaran tersebut digunakan untuk rangkaian pawai budaya, semalam di Madura, dan night carnival. Namun, kegiatan tersebut direncanakan tidak digelar tahun ini.
”Jadi hanya pendanaan untuk kegiatan haul dan upacara peringatan yang sederhana di Lapangan Nagara Bakti Mandhapa Agung Ronggosukowati,” ujar Zahrie.
Oleh karena itu, rangkaian harjad Kota Gerbang Salam akan dilaksanakan tahun depan. Mengingat, 2025 sudah terpilih kepala daerah yang baru.
Zahrie berharap, masyarakat bisa memaklumi karena tahun ini tidak ada perayaan harjad.
”Masyarakat banyak yang belum tahu. Semoga bisa memahami karena kondisinya tidak memungkinkan,” tuturnya.
Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Hosairi meminta agar giat upacara dan haul bisa berlangsung aman dan penuh khidmat.
”Iya betul, tidak ada perayaan karena momen pilkada. Tapi itu tidak apa-apa, yang terpenting kegiatan upacara, terutama haul, bisa menjadi momen penuh khidmat dan sakral,” tukasnya. (ail/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia