Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Wilayah Kekeringan Belum Dipetakan, BPBD Pamekasan: Asesmen Juni Mendatang

Fatmasari Margaretta • Kamis, 23 Mei 2024 | 16:40 WIB
Ilustrasi kekeringan (Radartulungagung.jawapos.com)
Ilustrasi kekeringan (Radartulungagung.jawapos.com)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bulan ini sudah masuk musim kemarau.

Meski begitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan belum memetakan wilayah kekeringan di Bumi Pamelingan.

Plt Kalaksa BPBD Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi mengatakan, pihaknya sudah meminta data kekeringan di 13 kecamatan. Ditargetkan data tersebut terkumpul Kamis (30/5).

”Juni nanti kami akan melakukan asesmen ke tiap kecamatan yang menyetorkan data kekeringan,” katanya.

Dia mengutarakan, pada 2023 terdapat 12 desa yang mendapatkan bantuan sumur bor dari Kemenhan RI.

Jika sumur bor tersebut berfungsi dengan baik, wilayah kekeringan tahun ini berpotensi berkurang.

Meski begitu, BPBD Pamekasan belum mengantongi data daerah yang masuk wilayah kekeringan.

Tahun lalu, wilayah kekeringan tersebar di 11 kecamatan. Meliputi 77 desa dan 321 dusun.

”Kami belum tahu sebaran daerah kekeringan. Kami masih menunggu hasil pendataan itu,” tuturnya.

Dhofir mengungkapkan, data kekeringan tersebut akan dijadikan acuan untuk pendistribusian air bersih.

Pihaknya akan mendistribusikan air bersih secara bergilir ke wilayah kering kritis. Yakni, wilayah yang tidak ditemukan air dalam jarak tempuh tiga kilometer.

”Kami berharap, saat musim kemarau masyarakat bijak menggunakan air bersih dan tidak membakar sampah atau benda lain yang berpotensi terbakar,” jelas mantan lurah Barurambat Kota itu.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Ahmad Fauzi meminta agar pendataan daerah kekeringan harus dilakukan dengan cermat agar penyaluran bantuan air bersih tepat sasaran.

”Pendataannya harus dipercepat agar daerah kekeringan segera dipetakan,” pintanya. (ail/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#kemenhan #pendataan #pamekasan #kekeringan #bmkg #wilayah #air bersih #asesmen #bpbd