PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kendaraan bak terbuka atau pikap terlibat kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan pada Senin (15/4). Mobil berwarna hitam itu terguling saat hendak berbelok di sebuah tikungan.
Mobil pikap tersebut mengangkut sekitar 18 penumpang. Rombongan satu keluarga itu berasal dari Desa Sana Laok, Kecamatan Waru. Mereka hendak menghadiri undangan di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan.
Belasan korban sempat berceceran di sepanjang jalan lokasi kecelakaan. Mulai dari anak-anak hingga dewasa. Mereka menunggu bantuan untuk bisa dievakuasi ke fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) terdekat.
Total delapan orang dirujuk ke RSUD Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan. Mereka merupakan korban yang masuk kategori luka berat dalam kecelakaan tunggal tersebut. Sementara sisanya hanya luka ringan.
”Korban yang lain sudah bisa pulang. Mereka sempat dirawat di puskesmas,” terang Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto usai mendatangi korban di RSUD Smart Pamekasan, Senin (15/4) malam.
Sri mengungkapkan, kronologi kecelakaan bermula saat sopir hendak berbelok ke arah kiri di tikungan Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan. Namun, sopir tak bisa menguasai laju kendaraan hingga terguling ke kanan.
”Kami mengimbau kepada masyarakat bahwa mobil barang dilarang memuat orang. Jika terjadi kecelakaan, penumpang bisa langsung terpental ke jalan. Tentu, hal ini akan berakibat fatal. Beruntung, kecelakaan ini tak sampai mengakibatkan korban meninggal,” tegasnya. (afg/dry)
Editor : Hendriyanto