Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Disperindag Pamekasan Tak Kebagian Anggaran, Enam Pasar Gagal Direvitalisasi

Berta SL Danafia • Jumat, 5 April 2024 | 14:35 WIB
DISPERINDAG GAGAL REVITALISASI: Masyarakat sedang berbelanja di Pasar 17 Agustus, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Kamis (4/4). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)
DISPERINDAG GAGAL REVITALISASI: Masyarakat sedang berbelanja di Pasar 17 Agustus, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Kamis (4/4). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Pamekasan berencana merevitalisasi enam pasar.

Yakni, Pasar Gurem, Pasar Palengaan, dan Pasar Keppo. Lalu, Pasar 17 Agustus, Pasar Waru, dan Pasar Duko Timur di Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Pamekasan.

Rencana ini dipastikan gagal terealisasi tahun ini. Sebab, Disperindag Pamekasan tidak kebagian anggaran untuk melaksanakan revitalisasi pasar.

Program revitalisasi pasar tidak terkaver dalam APBD 2024.

Kabid Pasar Disperindag Pamekasan Handiko Bayuadi menyampaikan, pihaknya sudah mengajukan revitalisasi enam pasar.

Namun, harus digagalkan karena anggarannya tidak ada. ”Iya, gagal semua,” ujarnya.

Meski tidak terkaver APBD, Handiko tidak putus asa. Dia berupaya agar kegiatan revitalisasi pasar terealisasi tahun ini.

Pihaknya akan mengajukan lagi kegiatan tersebut pada perubahan anggaran keuangan (PAK).

Kemungkinan, lanjut dia, hanya beberapa pasar yang akan diajukan revitalisasi pada PAK 2024.

Pihaknya bakal memprioritaskan pasar yang paling parah kerusakannya. ”Mungkin hanya beberapa yang kita usulkan,” ucapnya.

Tahun ini, lanjut Handiko, instansinya hanya mendapatkan dana untuk kegiatan rutin. Anggarannya sekitar Rp 185 juta untuk 13 pasar.

Dana tersebut digunakan untuk mencetak karcis, pembayaran listrik, pengadaan tempat sampah, bayar keamanan pasar, dan kebutuhan lainnya.

”Kita berusaha agar tetap cukup. Mau gimana? Yang kami terima sudah segitu,” ucapnya pasrah.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Ismail A. Rahim mendorong agar disperindag mencari peluang mendapat anggaran revitalisasi pasar.

Menurut dia, pasar menjadi tempat perputaran ekonomi masyarakat. Termasuk menyumbang retribusi.

”Tidak apa-apa kalau memang mau diusulkan di PAK. Intinya, tahun ini usahakan harus ada yang direvitalisasi,” pintanya. (ail/bil)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#pasar #pamekasan #disperindag