PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan tahun ini akan mengadakan pelatihan membuat jaring bagi istri nelayan di Kecamatan Galis dan Larangan.
Informasinya, biaya dari pelatihan pembuatan jaring tersebut akan ditanggung Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jatim.
Kepala Diskan Pamekasan Abdul Fata melalui Kabid Perikanan Tangkap Mohammad Djufri Effendi mengatakan, pihaknya tidak bisa mengadakan pelatihan pembuatan jaring secara mandiri karena terganjal anggaran.
”Karena itu, harus pintar-pintar melobi pemprov atau pusat agar mendapatkan bantuan,” ucapnya.
Menurut dia, nanti bakal ada 30 istri nelayan di Galis dan Larangan yang akan diikutkan dalam pelatihan pembuatan jaring tersebut.
”Diskan Pamekasan hanya diminta mencari lokasi dan peserta. Kalau anggaran, provinsi yang tahu,” ucap Djufri.
Dijelaskan, selama ini nelayan di Kecamatan Galis dan Larangan terbiasa menggunakan alat tangkap jenis jaring.
”Karena itu, istri nelayan di dua kecamatan tersebut diikutkan pelatihan,” tuturnya.
Ditambahkan, pasca mengikuti pelatihan membuat jaring, para istri nelayan bisa lebih mandiri. Sehingga, kian semangat memproduksi jaring.
”Bisa bantu perekonomian keluarga saat suami tidak melaut,” ungkap Djufri.
Pelatihan pembuatan jaring tersebut direncanakan digelar akhir April. Setelah pelatihan rampung, Diskan Pamekasan akan melakukan evaluasi serta pemantauan secara kontinu.
”Program ini bukan formalitas. Tapi, benar-benar bertujuan untuk memberdayakan keluarga para nelayan,” tandasnya. (ail/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia