PAMEKASAN, RadarMadura.id – Bisnis tour and travel memang cukup prospektif. Apalagi, jika dilakukan sesuai SOP demi memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah.
Itulah yang dilakukan PT Arudam 99 Tour & Travel mulai dari proses pendaftaran, pembayaran, hingga pemberangkatan sampai pulang ke Tanah Air.
Direktur Utama PT Arudam 99 Tour & Travel H. Muhtadi, S.Sos mengatakan, warga yang berminat bisa melakukan pendaftaran dengan membayar down payment (DP) sebesar Rp 5 juta.
Uang muka tersebut untuk booking tiket. ”Artinya, untuk mendapatkan schedule dan slot penerbangan harus bayar DP,” ucapnya.
Menurut dia, apabila ada jemaah yang belum memiliki paspor, PT Arudam 99 Tour & Travel akan membuat rekomendasi dengan sistem barcode. Penggunaan barcode tersebut sebagai upaya tidak dipalsukan.
”Imigrasi sudah tahu bahwa barcode tersebut dibuat PT Arudam 99 Tour & Travel. Barcode itu untuk menjaga keamanan identitas jemaah,” ungkap Muhtadi.
Dijelaskan, paket tour and travel bervariasi dan disesuaikan dengan permintaan para jemaah. Selama ini kebanyakan jemaah memilih paket umrah selama 16 hari.
Namun, dia tidak menampik jika sebagian lagi memilih 12 hari. Biasanya jemaah dari Probolinggo dan kota-kota lainnya di Jatim.
Muhtadi mengatakan, untuk paket umrah 16 hari biayanya sekitar Rp 32 juta. Sedangkan, untuk paket umrah 12 hari sekitar Rp 28.500.000. ”Beda lagi kalau kelas bintang 4 atau bintang 5,” terangnya.
Dia mengungkapkan, PT Arudam 99 Tour & Travel biasanya tidak menyediakan paket khusus.
”Dan untuk paket bintang 5 kemungkinan ada lima orang. Untuk saat ini, ada delapan jemaah yang akan di-upgrade ke bintang 5,” tuturnya.
Fasilitas yang didapatkan jemaah adalah tiket PP Surabaya-Jeddah dengan direct flight.
”Dan di harga Rp 32 juta itu sudah mendapatkan visa umrah, beberapa peralatan, fasilitas hotel Makkah dan Madinah bintang 3 dengan makan tiga kali sehari menu Indonesia,” ungkap Muhtadi.
Menurutnya, pelayanan PT Arudam 99 Tour & Travel di Makkah menggunakan bintang 3 dan itu sudah sesuai dengan standar atau permintaan jemaah.
Kalau bintang 3 makannya tiga kali sehari. Juga, ada city tour di sekitar Makkah yang merupakan tempat bersejarah dan menceritakan perjuangan Rasulullah.
Muhtadi sangat bersyukur karena PT Arudam 99 Tour & Travel sudah menyasar pasar nasional. Selain Madura, juga ada jemaah Probolinggo, Surabaya, Jember bahkan Banjarmasin.
”Kantor pusat PT Arudam 99 Tour & Travel memang di Pamekasan, tapi izinnya berskala nasional,” tuturnya.
Selama ini, perusahaan tersebut menunjuk sejumlah koordinator di setiap kota atau kabupaten. Khusus di Pamekasan, koordinatornya terdiri dari para kiai yang sudah bekerja sama dengan PT Arudam 99 Tour & Travel.
”Kami komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Keamanan dan kenyamanan jemaah sangat penting bagi kami,” tandasnya. (ail/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta