PAMEKASAN, RadarMadura.id – Perusahaan Rokok (PR) Cahaya Pro kembali meraih prestasi.
PR yang berlokasi di Desa Akkor, Kecamatan Palengaan, itu mendapatkan penghargaan kontribusi penerimaan negara di bidang cukai tahun 2023 yang dilaksanakan Ditjen Bea dan Cukai KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura.
Penghargaan yang didapat sebagai bukti ketaatan PR Cahaya Pro dalam pembayaran cukai terhadap negara.
”Dan komitmen (mematuhi ketentuan) akan terus kami pegang teguh sebagai bukti bahwa kami selalu taat akan peraturan dari pemerintah,” ungkap Owner PR Cahaya Pro Fathor Rosi.
Keberadaan PR Cahaya Pro telah memberikan kontribusi positif bagi warga sekitar. Sebab, mampu menyerap tenaga kerja.
Sehingga, mengurangi pengangguran dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui produk rokok filter dan kreteknya.
Fathor Rosi mengaku bangga atas penghargaan yang diterima perusahaannya. Prestasi tersebut bukan pertama kalinya, sebab di 2022 PR Cahaya Pro juga mendapat penghargaan serupa. Itu menjadi bukti keberhasilan dan ketaatan dari PR Cahaya Pro.
Manajemen PR Cahaya Pro selalu menekankan kepada pekerjanya untuk terus solid dalam keadaan apa pun. Juga bangkit bersama, besar tanpa mengecilkan yang rendah dan kecil tanpa menjelekkan yang besar.
”Karena kami ini simbiosis mutualisme. Kami bukan siapa-siapa tanpa para pekerja. Para pekerja juga membutuhkan kami untuk menakhodai perusahaan ini,” sambungnya.
Fathor Rosi berterima kasih kepada Bea Cukai Madura yang selama ini gencar dan konsisten memberikan arahan dan masukan pada perusahaannya. Pihaknya berharap, pembinaan yang dilakukan terus kontinu.
Pejabat Fungsional Bea Cukai Madura Megatruh Yoga Brata mengapresiasi PR Cahaya Pro sebagai perusahaan yang taat aturan.
Baca Juga: Pemkab Pamekasan Sediakan Nasi Bungkus bagi Korban Banjir
Cukai yang disumbangkan Cahaya Pro kepada negara mencapai Rp 111.479.670.000 dari kategori Rp 100 miliar sampai Rp 200 miliar.
”Saya cukup takjub perusahaan rokok asli Madura ini hampir menyaingi perusahaan Rokok Gudang Garam,” ungkapnya.
Megatruh berharap, PR Cahaya Pro terus berkembang dan bersaing dengan Gudang Garam. ”Sehingga, ke depan ada perusahaan rokok asli Madura juga bisa mampu menyaingi pangsa nasional,” tutupnya. (ail/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti