PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan tahun ini akan menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).
Nominalnya Rp 14,3 miliar atau lebih kecil dibandingkan tahun 2023.
Karena anggarannya menyusut, otomatis jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) akan berubah.
Sebelum menetapkan jumlah penerima, dinsos akan melakukan verifikasi dan validasi (verval) untuk memastikan kelayakan KPM.
Kepala Dinsos Pamekasan Herman Hidayat mengatakan, proses verval akan dilakukan pasca pusat mengirim anggaran DBHCHT pada daerah.
”Pengiriman anggaran diperkirakan pada April mendatang,” katanya.
Pria yang karib disapa Dayat itu mengatakan, pencairan BLT kemungkinan besar tidak akan jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Yakni, menjelang berakhirnya tahun anggaran 2024. ”Sebab, masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum disalurkan,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Pamekasan Harun Suyitno meminta proses verval dilakukan sesuai ketentuan. Sehingga, hasilnya valid dan penerima bantuan tepat sasaran.
Dinsos juga harus mengumumkan nominal bantuan dan jumlah penerima kepada publik.
”Saya tidak mau muncul kecurigaan di tengah-tengah masyarakat,” katanya. (di/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta