SUMENEP, RadarMadura.id – Beberapa hari terakhir, cuaca di perairan Kecamatan Masalembu tidak bersahabat.
Akibatnya, pelayaran Kapal Sabuk Nusantara (Sanus) 92 sempat tersendat. Untungnya, logistik pemilu yang dibawa kapal tersebut sudah selesai dikirim.
Kapal Sanus 92 berangkat dari Pelabuhan Kalianget sejak Sabtu (3/2) pagi.
Selain logistik pemilu, kapal berwarna kuning kombinasi putih tersebut juga membawa puluhan anggota Satbrimob Polda Jatim dan personel Polres Sumenep.
Malam harinya, kapal tersebut tiba di Pelabuhan Masalembu dan melakukan bongkar muatan.
Kemudian, pada Minggu (4/2) sekitar pukul 01.00, melanjutkan perjalanan ke Desa/Pulau Karamian, Kecamatan Masalembu.
Setibanya di tujuan, cuaca seketika berubah menjadi buruk. Akibatnya, kapal tersebut tidak bisa melanjutkan perjalanan.
Jika cuaca dalam kondisi normal, seharusnya kapal tersebut kembali ke pelabuhan pada Minggu sore.
Namun, kapal tersebut harus bersandar di Pelabuhan Karamian dulu hingga Senin (5/3) pukul 13.00.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Masalembu Rahmat Rahim mengatakan, selama beberapa hari terakhir, cuaca di Masalembu memang buruk. Saat ini embusan angin sangat kencang.
”Iya, selama dua hari, cuaca di sini (Masalembu, Red) buruk. Tepatnya pada Minggu dan Senin (4-5/2),” katanya.
Rahmat Rahim menyatakan, Kapal Sanus 92 memang sempat bersandar di Pelabuhan Karamian. Sebab, jika memaksakan melanjutkan perjalanan, sangat berisiko.
”Minggu (4/2) dini hari itu, Sanus 92 tiba di Pelabuhan Karamian dalam kondisi cuaca kurang bagus. Akhirnya berlindung dulu,” ulasnya.
Menurut dia, saat ini Kapal Sanus 92 tersebut sudah dalam perjalanan menuju Pelabuhan Perak, Surabaya.
Sebab, cuaca sekarang sudah mulai normal. ”Nelayan juga sudah mulai melaut mencari ikan,” imbuh Rahmat Rahim. (iqb/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta