PAMEKASAN, RadarMadura.id – Nyaris setiap tahun Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan belanja peralatan dan mesin pertanian (alsintan).
Alat tersebut diberikan kepada petani untuk menyokong hasil produksi yang maksimal.
Pada tahun anggaran 2024 ini DKPP akan membeli 40 alsintan berupa hand tractor.
Menurut Plt Kepala DKPP Pamekasan Nolo Garjito, bantuan alat itu akan diberikan kepada kelompok tani (poktan) yang belum pernah mendapat bantuan sama sekali.
"Tujuan kami, agar bantuan yang diberikan itu merata. Jadi, kalau tahun-tahun sebelumnya sudah dapat, tahun ini tidak (dapat) lagi,” kata dia pada JPRM Senin (5/2).
Nolo menerangkan, pengadaan alsintan akan direalisasikan pada pertengahan tahun anggaran.
Sebab, dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) akan diprediksi cair pada sekitar Maret sampai dengan April.
"Di samping itu, kami akan verifikasi atas proposal poktan yang diajukan ke kami,” ujarnya.
Diterangkan, bahwa pembelian alsintan diprediksi akan menguras anggaran yang cukup besar.
Yakni, lebih kurang mencapai Rp 40 miliar dengan sistem pengadaan e-catalog. "Tahun-tahun sebelumnya, kami juga gunakan sistem seperti itu,” ujarnya.
Baca Juga: Rute Menuju Keraton Yogyakarta, Salah Satu Landmark Paling Bersejarah
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Pamekasan Ismail menyatakan, kehadiran pemerintah bagi petani sangatlah berarti.
Tidak hanya sebagai support moral, tapi juga motivasi agar mereka terus meningkatkan hasil produksi bidang pertanian.
Akan tetapi, dia mengingatkan, agar dalam proses verifikasi kelompok penerimanya benar-benar dilakukan dengan baik.
Artinya, tepat sasaran bagi poktan yang membutuhkan. "Jadi harus detail dalam seleksinya,” kata dia.
Ismail juga menegaskan, dalam proses pengadaan, DKPP juga perlu memastikan bahwa alsintan yang akan dibeli memiliki spesifikasi sangat baik.
Dengan begitu, bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang. Mengingat, anggaran yang dipakai tidak sedikit. "Kualitasnya harus terjamin,” pintanya. (di/han)
Editor : Fatmasari Margaretta