Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Belum Satu pun Program Fisik 2024 Masuk Lelang, Dewan: Perlu Berbenah soal Efisiensi Waktu agar Proyek Tak Menumpuk Akhir Tahun

Fatmasari Margaretta • Selasa, 30 Januari 2024 | 21:45 WIB

AKAN DILANJUT: Proyek gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) M. Tabrani akan dilanjut pada tahun ini. (MOH. JUNAIDI/JPRM)
AKAN DILANJUT: Proyek gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) M. Tabrani akan dilanjut pada tahun ini. (MOH. JUNAIDI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Tahun anggaran 2024 sudah berjalan hampir satu bulan. Pemerintah semestinya mulai menggenjot berbagai program yang ditargetkan.

Terutama program pembangunan fisik, seperti jalan, gedung, dan sebagainya.

Akan tetapi, sampai sekarang belum satu pun ada yang naik lelang ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setkab Pamekasan. Padahal, proyek fisik yang membutuhkan proses lelang memakan waktu yang tidak sebentar.

”Sampai sekarang belum ada yang mengajukan lelang ke kami,” kata Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setkab Pamekasan Mohammad Bahtiar Eko Firmansyah Senin (29/1).

Dia mengatakan, Laman Pengadaan secara Elektronik (LPSE) Pamekasan sudah siap. Bahkan, instansinya sudah melakukan proses perbaikan agar bisa mendukung kelancaran program konstruksi yang membutuhkan jasanya.

Baca Juga: DKPP Pamekasan Beli 50 Hand Tractor Puluhan Miliar, Begini Syarat Supaya Dapat Bantuannya

”Beberapa hari lalu kami menyiapkan laman website agar lebih baik sehingga tidak bermasalah ketika ada program yang sedang dilelang,” jelasnya.

Dia mengeklaim dalam beberapa hari terakhir sudah menjalin komunikasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki program pembangunan fisik.

Terutama dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR). ”Kemarin saya hadir ke PUPR dan RSUD d. H Slamet Martodirdjo, tampaknya bulan depan mereka akan menaikkan paket proyeknya,” jelasnya.

Bahtiar memprediksi, beberapa proyek akan masuk ke instansinya pada Februari. Dia berharap semua pimpinan OPD lebih cepat mengajukan jasa lelang apabila tahap perencanaan sudah selesai.

Baca Juga: Perbaikan Stadion A. Yani Sumenep Butuh Rp 5 Miliar, Disbudporapar Hanya Siapkan Dana Pengecatan

”Termasuk juga paket proyek yang sistemnya penunjukan langsung. Kita tidak punya wewenang di sana, tapi tetap harus disampaikan di LPSE,” ucap dia.

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Harun Suyitno mengatakan, kebiasaan yang harus diubah oleh pemerintah adalah soal efisiensi waktu. Dia tidak memungkiri, bahwa proyek fisik itu melalui berbagai tahapan.

”Tapi bisa dipercepat mulai dari sekarang agar waktunya efisien. Jadi tidak menumpuk di pertengahan atau akhir tahun,” kata dia.

Baca Juga: Keajaiban Sedekah, Salah Satu Amalan yang Paling Disukai Allah SWT

Dia berharap OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan bisa lebih progresif dalam pelaksanaan program fisik. Dan, terutama adalah kesesuaian.Menurutnya, proyek yang digarap secara serius bisa kelihatan hasilnya.

”Tapi yang paling penting dan perlu dicatat semua proyek fisik, entah itu jalan, pembangunan gedung maupun yang lain dilaksanakan sesuai ketentuan,” pintanya. (di/luq)

Editor : Fatmasari Margaretta
#Setkab #LPSE #program fisik #konstruksi #proyek #Tahun anggaran #Efisien #lelang