PAMEKASAN, RadarMadura.id – Sepuluh partai politik menerima dana hibah bantuan politik (banpol) dari Pemkab Pamekasan. Total anggaran yang diberikan pada partai politik peraih kursi legislatif sekitar Rp 3 miliar.
Namun, mayoritas parpol belum merampungkan surat pertanggungjawaban (SPj).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pamekasan Cahya Wibawa mengatakan, sejauh ini mayoritas parpol belum menyetor SPj, baik pemanfaatan dan realisasinya. ”Hanya ada beberapa, tidak banyak,” kata dia Selasa (9/1).
Baca Juga: Gus Miftah Dicecar 28 Pertanyaan, Bawaslu Pamekasan Dalami Dugaan Money Politics
Eks kepala dinas lingkungan hidup (DLH) itu menyatakan, total dana banpol yang diberikan kepada 10 partai lebih kurang Rp 3 miliar.
Tahun ini pemerintah tidak mengurangi maupun menambah anggaran yang bersumber dari APBD Pamekasan. ”Tahun ini masih sama,” tuturnya.
Penyetoran SPj dana banpol paling lambat Rabu (31/1). Cahya mengaku sudah berkirim surat pada 10 partai agar segera merampungkan SPj.
Menurutnya, tidak ada sanksi bagi parpol yang terlambat menyetor SPj. Hanya, akan memengaruhi pencairan dana banpol berikutnya.
Apalagi, lanjut Cahya, SPj tersebut akan disetor ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk dilakukan pemeriksaan atau audit.
”Jadi, yang memeriksa itu BPK langsung. Nanti kami bakal dapat laporannya,” ucapnya.
Terpisah, Pengamat Politik Pamekasan Akhmad Jayadi menilai, pendidikan politik di Kota Gerbang Salam belum sepenuhnya mapan.
Padahal, setiap tahun pemerintah rutin menyalurkan dana hibah pada parpol. Seharusnya dana tersebut dimanfaatkan untuk membangun dan mengembangkan pendidikan politik secara kontinu.
Dia berharap, parpol memperhatikan pendidikan politik hingga ke daerah pelosok. Tidak hanya dijalankan di kawasan sentral seperti perkotaan.
”Intinya, pengembangan sumber daya manusia dalam pendidikan politik belum berhasil. Harus ada evaluasi agar anggaran yang diberikan itu berdampak positif,” pungkasnya.
Sepuluh parpol penerima hibah banpol yakni, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Demokrat.
Kemudian, ada Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Bulan Bintang (PBB).
Baca Juga: Ingin Serap Ilmu dan Pengalaman Literasi, Pelajar SMK dan Mahasiswa UIM Magang di JPRM
Selanjutnya, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan terakhir Partai Persatuan Indonesia (Perindo). (di/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta