Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Forkopimda Pamekasan Awali 2024 dengan Silaturahmi ke Pengasuh Ponpes Muba dan Berikan Motivasi kepada Santri

Berta SL Danafia • Senin, 8 Januari 2024 | 15:17 WIB
BERI MOTIVASI: Dari kanan, Kapolres Pamekasan, Pj Bupati, Dandim 0826/Pamekasan, Pj Sekda, Staf Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Pamekasan, dan Waka JPRM Biro Pamekasan, Minggu (7/1). (FAHMI J./JPRM)
BERI MOTIVASI: Dari kanan, Kapolres Pamekasan, Pj Bupati, Dandim 0826/Pamekasan, Pj Sekda, Staf Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Pamekasan, dan Waka JPRM Biro Pamekasan, Minggu (7/1). (FAHMI J./JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pamekasan mengawali 2024 dengan bersilaturahmi ke pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ulum Bata-Bata (Muba) Minggu (7/1). Kemudian, dilanjutkan dengan talk show bersama santri.

Pj Bupati Pamekasan Masrukin mengatakan, silaturahmi dilakukan untuk menjalin kerja sama antara forkopimda dengan ponpes.

Pihaknya juga berharap supaya forkopimda didoakan agar dapat melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat dengan baik.

”Harapannya, ke depan Pamekasan semakin lebih baik dan lebih maju,” tuturnya Minggu (7/1).

Silaturahmi antara forkopimda dengan pengasuh Ponpes Muba dilakukan di ruang tamu pesantren.

Kemudian, dilanjutkan talk show bersama santri di musala pesantren. Dalam kegiatan itu, para santri mendapat motivasi langsung dari forkopimda.

Talk show berjudul Tips Menjadi Santri yang Produktif dan Bermanfaat tersebut dipandu Wakil Kepala Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Biro Pamekasan Moh. Ali Muhsin.

Pj Bupati Masrukin menyampaikan, menjadi santri merupakan hal yang sangat mulia.

Namun, untuk bisa mencapai kemuliaan itu memerlukan perjuangan dan proses yang tidak instan.

”Menjadi santri mesti terus semangat dalam menimba ilmu. Sehingga, nanti akan memperoleh hasil sesuai dengan yang diinginkan dan dipelajari di pesantren,” terangnya.

Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan menyampaikan, kesuksesan dapat diraih dengan semangat dan tekun belajar. Santri juga harus selalu patuh dan taat kepada orang tua dan guru.

MEMUKAU: Jajaran forkopimda berfoto bersama santri Ponpes Muba Pamekasan di  musala Ponpes Muba Pamekasan Minggu (7/1). (FAHMI JALIL/JPRM)
MEMUKAU: Jajaran forkopimda berfoto bersama santri Ponpes Muba Pamekasan di  musala Ponpes Muba Pamekasan Minggu (7/1). (FAHMI JALIL/JPRM)

”Sedangkan yang paling penting, jangan coba-coba memakai narkoba. Karena dapat merusak masa depan santri. Mari bersama-sama menjauhi dan memberantas narkoba, salah satunya dengan menjadi santri yang taat pada aturan pesantren,” terangnya.

Sementara Dandim 0826/Pamekasan Letkol (Inf) Ubaydillah mengatakan, generasi penerus yang mengenyam pendidikan di pesantren jangan pernah minder dengan sebutannya sebagai santri.

Sebab, pendidikan yang diperoleh santri di pesantren sangat bagus dan bisa menjadi bekal untuk meraih yang diinginkan.

”Saya telah membuktikan, meskipun saya lulusan pesantren, bisa juga mengabdi pada negara dengan menjadi TNI,” ujarnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Pamekasan Imam Bahri menyampaikan, banyak santri yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Semuanya tertib administrasi saat pengurusan dokumen ke luar negeri.

”Sehingga, dalam melanjutkan menimba ilmu di luar negeri dapat aman dan barokah ilmu yang diperoleh,” ujarnya.

Pengasuh Ponpes Muba Pamekasan RKH Moh. Faisol Abd. Hamid berterima kasih atas kunjungan dan telah meluangkan waktu datang pada ponpesnya.

Pihaknya mendoakan forkopimda dapat menjalankan tugas dengan baik dalam mengabdi pada daerah.

”Mudah-mudahan ke depan Kabupaten Pamekasan lebih baik dan semakin maju,” pesannya. (bai/jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#pamekasan #pesantren #ponpes #madura #santri #forkopimda