PAMEKASAN, RadarMadura.id – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan berkomitmen mengawal dan menjaga pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 secara damai. Hal itu dibuktikan DPC PDI Perjuangan Pamekasan dengan mendirikan posko di 189 desa dan kelurahan.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pamekasan Nadi Mulyadi mengatakan, dalam pelaksanaan pesta demokrasi rentan terjadi berbagai konflik. Karena itu, sebagai salah satu kontestan, partainya memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keberlangsungan pemilu damai.
”Kami mendirikan posko untuk menjaga keberlangsungan Pemilu 2024 nanti. Sebab, selama ini kerap memicu konflik yang semestinya tidak perlu terjadi,” katanya pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Nadi menjelaskan, posko tersebut akan difungsikan untuk berbagai hal. Mulai dari sebagai pusat informasi, hingga sebagai tempat pengaduan bagi masyarakat. ”Jadi ini berkaitan dengan semua hiruk pikuk, plus minus, pra hingga pasca pemilu yang akan datang,” tambahnya.
Calon anggota legislatif dari daerah pemilihan (dapil) 4 meliputi Kecamatan Pakong, Kadur, dan Pegantenan itu berharap, posko tersebut nantinya dapat berdampak positif bagi masyarakat. Terutama, untuk transparansi sekaligus edukasi berkaitan dengan Pemilu 2024.
PDI Perjuangan mengajak seluruh masyarakat untuk tidak sekadar memilih dan menggunakan hak suaranya. Akan tetapi, benar-benar terlibat dan berpartisipasi untuk bersama-sama aktif mengawal pesta lima tahunan tersebut. ”Kami mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan Pemilu 2024 yang damai dan transparan,” tandasnya. (di/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana