Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Atlet PBSI Pamekasan Bawa Pulang Dua Medali Gubernur Cup, Siapa Saja?

Hera Marylia Damayanti • Senin, 4 Desember 2023 | 21:58 WIB
BERPRESTASI: Atlet PBSI Pamekasan Naila Putri saat mengikuti pertandingan semifinal di GOR Sudirman Surabaya, Sabtu (2/12). (PBSI UNTUK JPRM)
BERPRESTASI: Atlet PBSI Pamekasan Naila Putri saat mengikuti pertandingan semifinal di GOR Sudirman Surabaya, Sabtu (2/12). (PBSI UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Pamekasan menguji puluhan atlet dengan mengikuti Kejuaraan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Cup 2023. Dua atlet berhasil membawa pulang dua medali perunggu.

Sekretaris Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Pamekasan Arif Rahman mengatakan, pihaknya menurunkan 24 atlet untuk semua kategori. Namun, yang sukses meraih medali perunggu hanya dua atlet. ”Yakni, kategori tunggal usia dini putra atas nama Abel Zenobian dan tunggal anak putri atas nama Naila Putri,’ ujarnya.

Capaian itu melebihi target cabang olahraga (cabor). Sebelumnya, cabornya hanya menargetkan bisa masuk delapan besar. Sebab, lawannya berat dan banyak jebolan kejuaraan nasional.

Pihaknya merekomendasikan atlet mengikuti Gubernur Cup agar dapat menguji potensi diri, mengasah mental, dan mencari pengalaman. Kejuaraan itu diharapkan dapat menjadi tolok ukur kekuatan atlet untuk meningkatkan kapasitas diri menjadi lebih baik.

Arif mengungkapkan, ada beberapa yang perlu dievaluasi dari anak didiknya saat takluk melawan tim Surabaya dan Banyuwangi. Sehingga, hanya harus puas dengan membawa pulang dua medali perunggu. ”Masih perlu diperbaiki mental atlet maupun adaptasi dengan lapangan pertandingan,” jelasnya.

Titik fokus lain yang perlu dievaluasi yaitu sarana dan prasarana (sarpras) latihan atlet di Pamekasan yang belum memadai. Selain itu, kualitas pelatih yang hanya standar kabupaten mesti ditingkatkan menjadi pelatih standar provinsi. ”Sehingga, hasilnya nanti bisa memuaskan,” terangnya.

Menurut dia, kejuaraan Gubernur Cup bukan akhir segala pertandingan. Kepada yang meraih perunggu, jangan gampang puas diri. Sedangkan untuk yang kalah, mesti latihan lebih semangat. ”Sehingga, saat ada kejuaraan lagi dapat memperoleh hasil prestasi yang jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” pungkasnya. (bai/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#gubernur cup #atlet #medali perunggu #pamekasan #cabor #pbsi #Kualitas pelatih