PAMEKASAN RadarMadura.id – Madura Awards (MA) selalu memberikan warna baru. Pengakuan itu disampaikan penerima penghargaan kategori Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Produktif Rifkiyatul Muharram.
Pengusaha ecoprint Pamekasan itu mendapat penghargaan MA 2022 sebagai juara 3 UMKM paling produktif. Sebelumnya dia tidak pernah menyangka akan mendapat penghargaan tersebut.
”Alhamdulillah, mendapatkan penghargaan itu merupakan suatu apresiasi terhadap UMKM yang saya tekuni,” katanya.
Menurutnya, penghargaan MA menjadi kebanggaan tersendiri. Sebab, para nomine UMKM produktif juga luar biasa.
”Namun, kompetisi yang digelar benar-benar selektif, jujur, dan murni. Kami sangat mengapresiasi atas event bergengsi yang rutin dilaksanakan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) setiap tahun itu,” ujarnya.
Menurut perempuan asal Desa Tobungan, Kecamatan Galis, Pamekasan itu, selama ini belum pernah ada penghargaan yang diberikan pada UMKM produktif.
”Meskipun usaha saya terkategori UMKM berkembang, alhamdulillah mampu bersaing dengan yang lainnya untuk terus produktif dalam berusaha,” ujarnya.
Perempuan 35 tahun itu menjelaskan, MA yang digelar JPRM ini merupakan momentum penting. Sebab, dapat menjadi motivasi untuk membuat gebrakan-gebrakan baru dalam mengembangkan UMKM ataupun perekonomian masyarakat.
”Dampaknya sangat berpengaruh untuk memotivasi semangat berkembang, semangat semakin kreatif, dan semangat semakin produktif untuk terus menjadi lebih baik,” jelasnya.
Pihaknya berharap, MA terus berlanjut. Terutama pada penghargaan kategori UMKM produktif. ”Sehingga, para pelaku UMKM juga terus berlomba-lomba berusaha menjadi yang terbaik untuk meningkatkan usahanya menjadi jauh lebih baik,” harapnya. (bai/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti