Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Mayoritas Sekolah Tak Aman Bencana, BPBD Pamekasan Hanya Bentuk Satu SPAB

Fatmasari Margaretta • Sabtu, 28 Oktober 2023 | 23:40 WIB

BELUM DIBENTUK SPAB: Siswa SMPN 8 Pamekasan mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas, Jumat (6/10). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM )
BELUM DIBENTUK SPAB: Siswa SMPN 8 Pamekasan mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas, Jumat (6/10). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM )

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Gerbang Salam belum merata. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan berdalih keterbatasan anggaran.

Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Pengendalian BPBD Pamekasan Mistuki Arifin menyatakan, pembentukan SPAB untuk mengantisipasi penanganan kedaruratan bencana. Namun, hingga saat ini pembentukan di semua sekolah belum merata. Sebab, institusinya baru membentuk SPAB di satu sekolah. ”Sementara, kami masih membentuk di SMPN 1 Pamekasan,” tuturnya.

Mistuki Arifin menerangkan, sekolah tersebut dipilih untuk dibentuk SPAB karena menjadi titik fokus penanganan kebencanaan. Sebab, SMPN 1 saat musim hujan sering terkena banjir. ”Makanya diprioritaskan untuk dibentuk SPAB di sekolah tersebut pada 2022,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya belum bisa membentuk kembali SPAB di sekolah lain. Sebab, untuk membentuk kembali SPAB, anggaran yang dimiliki pemerintah terbatas. ”Jika tidak ada anggaran, otomatis kami tidak bisa bergerak,” ujarnya.

Mistuki menerangkan, pembentukan SPAB di sekolah dinilai sangat penting untuk terus diratakan. Dengan begitu, saat terjadi bencana, pihak sekolah terlatih mengatasinya. ”Karena dalam pembentukan SPAB di dalamnya ada tata cara menyikapi saat terjadi bencana dan sebagainya. Dengan demikian, pihak sekolah sudah bisa mengevakuasi secara mandiri saat terjadi bencana,” jelasnya.

Pihaknya berharap, tahun berikutnya anggaran pemerintah dapat mencukupi. Dengan demikian, institusinya dapat kembali membentuk SPAB di sekolah lain untuk meratakan pembentukan secara bertahap. ”Akan kami usahakan mengajukan kembali tahun berikutnya untuk membentuk SPAB,” janjinya. (bai/luq)

 Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

 

Editor : Fatmasari Margaretta
#bencana #pamekasan #sekolah #SPAB #radar madura #bpbd