PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pembangunan drainase lingkungan di Pamekasan terus dikerjakan. Tahun ini ada 40 paket yang tersebar di 12 kecamatan.
Namun, 40 paket pembangunan drainase itu belum selesai dikerjakan. Sebab, kegiatan tidak digelar lebih awal karena desain perencanaan harus di-review mengikuti aturan baru.
”Juga petunjuk teknis baru dari pimpinan guna mengoptimalkan fungsi dengan dana yang tersedia,” ucap Kabid Pengembangan Sistem Drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan Khairil Anwar.
Dia juga menyampaikan, kontrak pembangunan drainase lingkungan berakhir Sabtu (23/12). Apabila pengerjaan tersebut tidak kunjung selesai hingga batas waktu, akan dilakukan pemutusan kontrak.
Khairil mengatakan, anggaran pembangunan drainase kali ini Rp 7.638.755.394. Dana tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pamekasan. ”Setiap paket anggarannya berbeda. Mulai dari Rp 94 juta hingga Rp 200 juta,” jelas Khairil.
Dia menyampaikan, ukuran pembangunan tiap drainase berbeda-beda. Sebab, ada yang bersifat lanjutan dan ada pembangunan baru. ”Pembangunan baru itu dimensinya 0,77 meter persegi,” terang Khairil.
Pembangunan drainase lingkungan bertujuan mengurangi dan membuang kelebihan air dari suatu kawasan jalan. Dengan demikian, jalan dan ruang milik jalan tersebut bisa berfungsi secara optimal. ”Semoga bisa selesai tepat waktu agar cepat dirasakan manfaatnya,” harapnya. (ail/pen)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana