PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan mengajukan revitalisasi dua pasar. Yakni, Pasar 17 Agustus dan Pasar Keppo.
Revitalisasi tersebut diajukan melalui perubahan anggaran keuangan (PAK) 2023. Adapun nominal anggarannya Rp 140 juta dengan perincian Rp 100 juta untuk Pasar 17 Agustus dan Rp 40 juta untuk Pasar Keppo.
”Iya, akan merevitalisasi dua pasar. Sumber anggarannya dari APBD kabupaten,” ucap Kabid Pengembangan Pasar Diseperindag Pamekasan Handiko Bayuadi.
Revitalisasi tersebut dilakukan untuk memperbaiki beberapa fasilitas rusak yang dikeluhkan masyarakat. Misalnya, di Pasar 17 Agustus pihaknya berencana membuat kanopi bagi pedagang burung. Dengan begitu, pedagang tidak berjualan di akses masuk pasar.
Sedangkan di Pasar Keppo, Disperindag Pamekasan mendapatkan banyak masukan dari pedagang sapi bahwa kekurangan tiang pancang. Dengan begitu, pemerintah akan merealisasikan kebutuhan itu.
”Semua itu kami lakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pedagang dan pembeli. Muaranya nanti diharapkan ada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD),” jelas Handiko.
Tahun depan pihaknya juga berencana merevitalisasi pasar. Harapannya, aktivitas di pasar berjalan optimal. ”Revitalisasi pasar disesuaikan dengan anggaran yang kami punya,” jelasnya. (ail/pen)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana