PAMEKASAN, RadarMadura.id - Kasus pembunuhan kembali terjadi di Pamekasan. Kali ini berlokasi di Desa Pangereman, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan pada Kamis (19/10). Dugaan sementara kasus tersebut dilatarbelakangi karena perselingkuhan.
Korban tewas bernama Syamsul, 32, warga Dusun Pajang Timur, Desa Tobai Timur, Kecamatan Sokobanah, Sampang. Dia menghembuskan nafas terakhir tidak jauh dari tempat kejadian perkara.
Baca Juga: Karapan Sapi Jadi Ikon Madura
Pembunuhan itu terjadi lantaran Syamsul diduga berselingkuh dengan Hasimah warga Desa Pangereman. Sementara pelaku pembunuhan tersebut dilakukan Margi, 65, mertua dari Hasimah.
Kasi Humas Polres Pamekasan Iptu Sri Sugiarto menyampaikan, berdasar dari keterangan Hasimah, korban saat itu berduaan di rumah Hasimah. Sekitar pukul 14.00 WIB pelaku masuk ke dalam rumah tersebut bersama teman-temannya.
Karena diketahui berduaan di dalam rumah bersama menentunya, Margi bersama beberapa orang lainnya langsung mengejar korban. Syamsul berusaha kabur melewati dapur rumah. Namin ketika hendak melompat pelaku menyerang dengan celurit.
Korban mengalami luka pada bagian kepala, tangan kanan, tangan kiri, dan paha kiri. Akibat luka dan pendarahan Syamsul tidak tertolong.
"Korban meninggal dunia. Sempat akan dilarikan ke puskesmas, tapi tidak tertolong," tutur Sri kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Baca Juga: Ganjar-Mahfud MD Siap Mengemban Amanah
Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Margi. Sedangkan dugaan keterlibatan pelaku yang lain masih terus dicari.
"Jumlah pelakunya belum bisa kita pastikan. Tapi yang jelas ini lebih dari satu," ucapnya. (di/dry)
Editor : Hendriyanto