PAMEKASAN, RadarMadura.id – Jumlah penduduk di Kabupaten Pamekasan bertambah. Hal itu berdasarkan data konsolidasi bersih (DKB) semester I 2023. Hal itu dipicu oleh program universal health coverage (UHC).
Fungsional Administrator Database Ahli Muda Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pamekasan Alfin Nour baru menerima DKB terbaru di tahun ini. Data tersebut merupakan rekapan data kependudukan semester I yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Berdasarkan DKB semester II 2022, jumlah penduduk Pamekasan sebanyak 869.711 jiwa. Sedangkan DKB semester I 2023, jumlah penduduk Pamekasan mencapai 876.699 jiwa. Jumlah penduduk di Kota Gerbang Salam bertambah 6.988 jiwa. ”Jumlah penduduk bertambah untuk di Pamekasan,” tambahnya.
Bertambahnya angka DKB di semester I disebabkan beberapa faktor. Salah satunya program UHC yang membuat masyarakat tertib administrasi.
”Program ini sedang heboh di masyarakat. Untuk dapat program itu harus memiliki NIK. Makanya masyarakat mengurus akta bayi yang baru melahirkan,” jelasnya.
Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Hosairi menyampaikan, program UHC memang sangat berarti dan bermanfaat bagi masyarakat. Untuk itu, kevalidan administrasi jumlah penduduk harus jelas.
”Kepala desa dan dinas terkait harus aktif mendata kependudukan, baik yang baru lahir maupun yang meninggal dunia,” tandasnya. (ay/pen)
Editor : Berta SL Danafia