Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Relawan Madrasah Memanggil Mengabdi di Riau, PGMNI Jatim: Jadi Misi Konvergensi Anak Bangsa

Abdul Basri • Rabu, 5 Juli 2023 | 02:47 WIB

 

 

LEPAS: Ketua PW PGMNI Jawa Timur Moh. Ali Muhsin (jas hitam) bersama Ketua PW PGMNI Riau Ahmad Siregar (songkok putih) berfoto dengan pengurus dan relawan. 
LEPAS: Ketua PW PGMNI Jawa Timur Moh. Ali Muhsin (jas hitam) bersama Ketua PW PGMNI Riau Ahmad Siregar (songkok putih) berfoto dengan pengurus dan relawan. 
 

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pengurus Wilayah (PW) Persatuan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Jawa Timur melepas tiga relawan kemarin (2/7). Mereka akan menjalani pengabdian di Bumi Lancang Kuning.

Para relawan tersebut tergabung dalam program Madrasah Memanggil (MM). Mereka dilepas oleh Ketua PW PGMNI Jawa Timur Moh. Ali Muhsin bersama pengurus dan disaksikan oleh Ketua PW PGMNI Riau Ahmad Siregar.

Sekum PW PGMNI Jawa Timur Salim Segav menyatakan, pelepasan relawan tersebut menjadi bagian dari cikal bakal dimulainya kembali program MM. Langkah itu diambil setelah sukses melaksanakan rangakaian pengabdian tahun lalu.

”Insyaallah angkatan kedua segera di-launching. Untuk mengawalinya, kami menjalin kerja sama dengan PW PGMNI Riau agar mendelegasikan tiga relawan yang terdiri atas dua pria dan satu perempuan,” ucapnya.

Ketiga relawan adalah Imam Syafii, Hasan, dan Iftahiyatul Hasanah. Menurut Salim Segav, pegabdian tersebut menjadi misi konvergensi dari anak bangsa untuk saling belajar dan berinteraksi sehingga menghasilkan hal baik.

 

”Indonesia ini Bhinneka Tunggal Ika yang senantiasa mencerminkan perbedaan menjadi sebuah kekuatan yang satu. Kondisi yang berbeda bukanlah penghalang dalam melaksanakan pengabdian dengan sebaik mungkin,” ujarya.

Sebab itu, Salim Segav berpesan agar para relawan bisa beradaptasi dengan adat istiadat yang ada di Riau. Dia juga menitipkan kepada pengasuh lembaga agar senantiasa membimbing mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Lebih lanjut, salah seorang relawan MM Imam Safii mengaku siap melaksanakan tanggung jawab tersebut. Dia berharap, potensi terbaik yang ada dalam diri muncul seiring dengan menjalani proses pengabdian di pulau seberang.

”Kata Sohibul mazhab Imam Syafii kalau air hanya diam, maka akan gampang sekali rusak. Namun, jika terus mengalir, maka akan terjaga kejernihannya. Begitulah kira-kira alasan kenapa saya memilih mengabdi ke Riau,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PW PGMNI Riau Ahmad Siregar berterima kasih atas kepercayaan dan sumbangsih PW PGMNI Jawa Timur bisa mengutus relawan MM. Program tersebut juga diharapkan dapat dirasakan di daerah-daerah lain.

”Ini adalah program yang sangat positif yang dibangun PW PGMNI Jawa Timur. Ke depan, akan kami kembangkan lagi. Dengan demikian, yang membutuhkan tenaga relawan terbantu dengan adanya program MM ini,” terangnya.

Menurut Ahmad Siregar, Madura menjadi pulaunya para santri. Karena itu, dia memberanikan diri untuk menjemput keberkahan di Pulau Garam. ”Kami menerima amanah ini. Semoga bisa menularkan hal-hal yang positif,” ucapnya. (afg/han)

 

Editor : Abdul Basri
#PEDULI #Persatuan Guru Madrasah Nasional Indonesia #guru madrasah #anak bangsa