PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Musyawarah penyelenggaraan Karapan Sapi Piala Presiden 2023 memang belum dilaksanakan. Namun, berbagai kemungkinan muncul terkait kabupaten yang akan ditunjuk sebagai tuan rumah event bergengsi tersebut.
Dalam dua periode terakhir, Piala Presiden 2019 dan 2022 (laga tunda 2020) dilaksanakan di Kabupaten Bangkalan. Sebab, venue dan fasilitas di Stadion RP Moch. Noer (Skep) Bangkalan sangat representatif dibandingkan lapangan lainnya.
Namun, tahun ini Pamekasan berpotensi menjadi tuan rumah. Sebab, pemenang pada pelaksanaan Piala Presiden tahun sebelumnya berasal dari Bumi Gerbang Salam, yakni tim Bandar Jawa.
Pemilik tim Bandar Jawa H Imam Ghazali menyatakan, lokasi karapan sapi Piala Presiden beberapa tahun terakhir berubah-ubah. Itu dimulai sejak 2019. ”Dua kali sudah dilaksanakan di Bangkalan. Sebelum-sebelumnya selalu di Pamekasan,” katanya Sabtu (24/6).
Pria yang akrab disapa Mamang Dhuro itu menerangkan, keinginan para pengerap sapi tuan rumah Piala Presiden dapat bergilir. Sesuai dari kabupaten pemenang pada event tahun sebelumnya. ”Sampang sudah pernah, waktu itu di Ketapang,” tambahnya.
Namun, pihaknya tidak ingin mendahului keputusan musyawarah para tokoh karapan sapi dan pemerintah di empat kabupaten. Sebab, untuk menjadi tuan rumah harus siap dengan segala konsekuensinya.
”Yang paling utama adalah seperti apa stadionnya, sudah memenuhi standar apa tidak. Sebab, keselamatan pasti menjadi pertimbangan yang utama. Kalau saya berharap Pamekasan bisa ambil inisiatif,” ucapnya.
Kepala Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Jawa Timur (Bakorwil) IV Pamekasan Sufi Agustini menyatakan, institusinya memang berwenang menentukan lokasi Piala Presiden atau Gubeng. Namun, pihaknya tetap mengutamakan hasil musyawarah dan masukan dari berbagai pihak, baik tokoh pengerap, lebih-lebih pemerintah.
”Kami tidak bisa menuntut satu kabupaten, tapi kami pasti tanyakan dulu apakah siap atau tidak. Kalau penyelenggara acara tetap kami, hanya siapa yang menjadi tuan rumah itu harus melalui mekanisme. Kami akan siapkan forum khusus nanti,” ucapnya. (di/yan)
Editor : Abdul Basri