PAMEKASAN – Tembakau tidak hanya menyisakan keluhan terkait harga murah. Kisah anak-anak usia sekolah dasar (SD) yang giat membantu orang tua menjemur tembakau juga menjadi potret lain.
Seperti yang terjadi di Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan. Sofiyatul Rizkiyah, anak yang masih duduk di kelas VI SDN Bukek tersebut rela berpanas-panasan membantu orang tuanya. ”Kalau anaknya orang kaya tidak mungkin mau,” kata Hosniyah, ibu Sofiyatul Rizkiyah kemarin (27/8).
Selepas dari sekolah, Sofiya tidak langsung pulang. Masih memakai seragam lengkap dengan kerudungnya dia langsung menuju ke tempat jemur tembakau. Kemudian dia mengangkut tembakau untuk dijemur bersama ibunya.
Setelah mengangkut tembakau ke area penjemuran, barulah dia pulang. Hosniyah mengajarkan anaknya untuk bekerja karena lahir dari keluarga kurang mampu. ”Kalau tidak diajarkan sejak dini, bisa-bisa malas bekerja, apalagi lahir dari keluarga tidak mampu,” ungkap Hosniyah.
Menurut Hosniyah, anaknya tersebut tidak hanya membantu proses penjemuran. Sofiya juga ikut membantu proses pelipatan. ”Sore hari dia ke sini lagi, bantu-bantu lagi untuk mengangkat tembakau yang sudah kering,” tuturnya.
Sofiyatul Rizkiyah mengaku terbiasa membantu orang tua sejak beberapa tahun lalu. ”Di rumah tidak ada orang. Ibu mengajak mengangkat tembakau di sini,” katanya. (c2)
Editor : Abdul Basri