Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Anggota Dewan Murah Senyum itu Berpulang

Abdul Basri • Rabu, 5 Desember 2018 | 19:02 WIB
Anggota Dewan Murah Senyum itu Berpulang
Anggota Dewan Murah Senyum itu Berpulang

PAMEKASAN – Berita duka menyelimuti keluarga besar DPRD Pamekasan Selasa (4/12). Sri Rahayu Ningsih, anggota dewan dari Partai Bulan Bintang (PBB), meninggal dunia setelah sejak beberapa bulan lalu melawan kanker hati yang diderita.


Informasi yang diterima RadarMadura.id, Ningsih meninggal dunia di kediamannya, Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan. Perempuan berhijab itu mengembuskan napas terakhir pada pukul 09.30.


Ningsih diserang penyakit ganas itu sejak tiga bulan lalu. Beberapa upaya pengobatan dilakukan. Bahkan, anggota Komisi IV DPRD Pamekasan itu sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta.


Awalnya, Ningsih sering mengeluh sakit di bagian uluh hati. Kemudian, dia diperiksa ke rumah sakit di Surabaya. Hasil diagnosis, ada benjolan di bagian hati. Namun, tim medis belum bisa menentukan jenis penyakit apa pada benjolan tersebut.


Kemudian, Ningsih dibawa ke rumah sakit di Jakarta untuk mendapat hasil pemeriksaan medis yang lebih detail. Dokter memeriksa benjolan di hatinya itu. Tetapi, hasil laboratorium belum bisa diperoleh pada waktu itu.


Sebulan kemudian, hasil lab dari rumah sakit tersebut keluar. Ningsih divonis menderita kanker hati ganas. ”Ibu Ningsih sakit sekitar tiga bulan lalu,” kata Surahmat, staf Komisi IV DPRD Pamekasan.


Pantauan RadarMadura.id di rumah duka, sejumlah pejabat pemerintah hadir menyampaikan belasungkawa. Sekitar pukul 11.45, Suli Faris, suami Ningsih tiba di kediamannya dari Surabaya karena ada tugas kantor. Suli merupakan wakil ketua DPRD Pamekasan.


Menurut Suli, tidak ada firasat istrinya akan mengembuskan napas terakhir. Sebelum berangkat bertugas, Ketua DPC PBB Pamekasan itu sempat menyuapi istri tercintanya itu dan pamit akan berangkat menunaikan tugasnya. ”Sehabis subuh tadi masih saya suapi,” katanya.


Ningsih meninggal dunia pada usia 44 tahun. Dia meninggalkan empat anak. Semasa hidup, perempuan berhijab itu terkenal sangat ramah dan murah senyum. Dia juga sangat bijak dan inspiratif. 


 


 

Editor : Abdul Basri
#pamekasan #dprd pamekasan