RadarMadura.id - Wuling Mitra EV memperluas jangkauan pasarnya ke Malaysia dengan menggunakan nama TQ Wuling Porta EV.
Kendaraan listrik komersial berbentuk van ini hadir sebagai pilihan baru bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan operasional tanpa mesin pembakaran konvensional.
Mengutip laporan Paultan, model tersebut resmi dipasarkan setelah periode pemesanan yang berlangsung selama beberapa bulan.
Kehadirannya turut menambah pilihan kendaraan listrik komersial di pasar Malaysia yang telah diramaikan sejumlah merek.
TQ Wuling Porta EV ditawarkan dalam dua varian dengan kemampuan jarak tempuh yang berbeda.
Varian pertama diklaim mampu menempuh perjalanan hingga 300 kilometer, sedangkan versi lainnya menawarkan jangkauan hingga 400 kilometer.
Angka tersebut mengacu pada standar pengujian CLTC yang digunakan dalam pengukuran jarak tempuh kendaraan listrik.
Hasil pemakaian sehari-hari bisa berbeda karena dipengaruhi kondisi jalan, beban kendaraan, cuaca, dan gaya berkendara.
Dari sisi harga, TQ Wuling Porta EV dipasarkan mulai RM 99.800 atau sekitar Rp 437 juta.
Harga tersebut menempatkannya sebagai salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan pelaku usaha yang ingin mulai menggunakan kendaraan listrik untuk kebutuhan operasional.
Baca Juga: Mitsubishi Xforce ICE Terbaru Dapat Fitur Keselamatan dan Kenyamanan, MMKSI Yakin Konsumen BakalPuas
Namun, biaya kepemilikan tidak hanya bergantung pada harga pembelian, melainkan juga kapasitas angkut, kebutuhan pengisian daya, dan biaya perawatan.
Konsumen perlu menyesuaikan pilihan kendaraan dengan karakter bisnis serta rute distribusi yang dijalankan.
Model ini bukan kendaraan yang sepenuhnya baru dalam keluarga produk Wuling.
Porta EV pertama kali diperkenalkan pada 2024 dengan nama Wuling Yangguang.
Seiring ekspansi ke sejumlah negara, kendaraan tersebut menggunakan nama yang berbeda sesuai pasar tempat penjualannya.
Di Hong Kong dan Thailand, misalnya, model ini juga dikenal dengan nama Porta EV.
Sementara itu, konsumen Indonesia mengenalnya sebagai Wuling Mitra EV.
Perbedaan nama tersebut memperlihatkan strategi penamaan produk yang dapat disesuaikan dengan pasar masing-masing negara, meskipun model dasarnya memiliki keterkaitan.
Masuknya TQ Wuling Porta EV ke Malaysia menambah persaingan di segmen van listrik komersial.
Kendaraan jenis ini berpotensi dimanfaatkan untuk pengiriman barang, distribusi usaha, hingga kebutuhan operasional perusahaan, bergantung pada konfigurasi dan kapasitas yang tersedia.
Jarak tempuh yang ditawarkan menjadi salah satu pertimbangan penting bagi bisnis dengan aktivitas perjalanan rutin.
Meski demikian, penilaian menyeluruh tetap memerlukan informasi mengenai kapasitas baterai, kemampuan pengisian daya, dimensi, dan daya angkut.
Baca Juga: BYD Racco Masuk Radar Pasar Otomotif Indonesia, Perusahaan Masih Analisis Respons Masyarakat
Bagi pasar Indonesia, kemunculan Porta EV di Malaysia juga menarik karena model yang sama dipasarkan dengan nama Mitra EV.
Perkembangan di negara tetangga dapat menjadi gambaran mengenai semakin beragamnya pemanfaatan kendaraan listrik untuk kegiatan komersial di kawasan Asia Tenggara.
Namun, harga Malaysia tidak bisa langsung dijadikan acuan harga di Indonesia karena perbedaan pajak, biaya distribusi, dan kebijakan masing-masing negara.
Dengan dua pilihan jarak tempuh, TQ Wuling Porta EV kini menawarkan alternatif bagi pelaku usaha Malaysia yang sedang mempertimbangkan elektrifikasi armada.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri